Top

25 Januari 2020

Ternyata untuk membangun kesadaran akan pribadi Roh Kudus dan hidup semakin ilahi atau memperkenan hati Tuhan, semuanya itu kembali lagi kepada diri kita sendiri. Maukah kita ‘MEMIKIRKAN HAL – HAL YANG DARI ROH’?

 

Roma 8:5 (TB) Sebab mereka yang hidup menurut daging, memikirkan hal-hal yang dari daging; mereka yang hidup menurut Roh, memikirkan hal-hal yang dari Roh.

 

Memikirkan hal – hal yang dari Roh sesungguhnya hal yang sangat fondasional. Bisa saya katakan, semua prinsip mempraktekkan firman dan pelajaran yang selama ini dipelajari, semuanya berdasar dan berujung kepada ‘MEMIKIRKAN HAL – HAL YANG DARI ROH’. Ini merupakan kunci pertumbuhan kehidupan kerohanian kita. Sebab apa yang kita pikirkan sangat menentukan apa yang kita alami!

 

Saya jadi paham, mengapa ada banyak orang Kristen yang terus alami jatuh bangun, hidup secara manusiawi dan kedagingan? Ya karena terus memikirkan hal – hal yang dari daging, iblis, dan dosa. Mengapa ada orang percaya yang hidupnya semakin ilahi? Karena memikirkan hal – hal yang ilahi, pekerjaan Roh, dan Firman! Jadi sebenarnya sesederhana itu saja kehidupan yang harus kita jalani!

 

Amsal 4:23 (VMD) Di atas segala-galanya, hati-hatilah terhadap yang kaupikirkan karena pikiranmu mengendalikan hidupmu.

 

Tapi masalahnya, untuk memikirkan hal – hal yang dari Roh itulah justru peperangan yang sering kita alami. Ada saja ‘pikiran lain’ yang membuat kita ‘terhanyut’ dalam perenungan. Atau ter-distract atau terganggu. Sehingga tanpa sadar apa yang kita renungkan tidak lagi tertuju kepada Tuhan dan firman-Nya. Hal itulah yang perlu kita tanggulangi! Di sinilah biasanya ‘peperangan besar’ akan kita alami – yaitu peperangan pada areal pikiran! Peperangan yang bukan melawan darah dan daging, melainkan segala pengaruh kedagingan dan roh dunia yang mencoba ‘mencetak’ hidup kita.

 

Jika kita mau bertarung, bergulat ataupun bergumul dengan sungguh – sungguh atau konsisten untuk memenangkan peperangan yang ada (menguasai pikiran kita dengan firman) maka hidup kita akan mengalami manifestasi Kristus, dan berkemenangan dalam segala aspek! Ingatlah, lebih baik kita bertarung, bergulat ataupun bergumul dengan sungguh – sungguh untuk menguasai pikiran dengan Roh dan hadirat-Nya, daripada kita harus ‘bergumul’ dalam hidup sehari – hari. Sebab ketahuilah, Tuhan menjanjikan jalan lurus bagi kita dan kehidupan yang selalu berkemenangan!

 

Yesaya 26:7 (TB) Jejak orang benar adalah lurus, sebab Engkau yang merintis jalan lurus baginya.

 

Amsal 4:18 (TB) Tetapi jalan orang benar itu seperti cahaya fajar, yang kian bertambah terang sampai rembang tengah hari.

 

Dua ayat di atas masih sebagian kecil dari ayat – ayat yang menyatakan janji kehidupan yang dahsyat dan ajaib bersama Tuhan. Belum lagi jika kita melihat Ulangan 28, Mazmur 1 dan 23, 91, dan masih banyak lagi. Semuanya itu merupakan wujud janji Tuhan bagi kita sebagai orang yang disertai Tuhan. Selalu berkemenangan!

 

Secara pribadi Roh Kudus kembali menegaskan: “Ayo kembali berfokus untuk memikirkan hal – hal yang dari Roh, mati – matian dan gila – gilaan pada aspek ini“. Bergumullah untuk mengarahkan fokus pikiran dan arah hati untuk merenungkan dan memperkatakan firman. Jangan pasif, tapi renungkan firman sebanyak mungkin sampai hati kita meluap – luap dan terpancar aliran sungai kehidupan dalam diri kita!

 

Fokus saja pada hal ini: “Jika pikiranmu dikuasai oleh firman (penuh sampai meluap dan rohmu berkobar – kobar) maka di saat yang sama, Aku (Roh Kudus) akan berkuasa atasmu. Di saat itulah hidupmu akan menyatakan Kerajaan-Ku di atas bumi ini”.

 

#AkuCintaTuhan

 

Ps. Steven Agustinus