Top

25 Juli 2019

Jika kita meneliti dan mempelajari mengenai hal bersukacita di dalam Alkitab, kita akan menemukan ratusan ayat Firman yang menyatakan berbagai alasan yang pada intinya menginstruksikan kita untuk bersukacita. Bersukacitalah di dalam Tuhan!(Filipi 4:4) Bersukacitalah karena Tuhan! (Maz 37:4, 97:12).

 

Ketika membaca dan merenungkan ayat-ayat Firman mengenai hal bersukacita, saya merasakan adanya limpahan kasih Bapa yang mengalir memenuhi hati saya dan memeluk keberadaan saya. Menyadarkan saya bahwa ada begitu banyak alasan untuk bersukacita karena Tuhan! Firman-Nya dan Roh Kudus-Nya menjadi bukti dari kasih-Nya kepada saya; karena melalui pekerjaan Firman dan Roh, Tuhan membawa saya untuk dapat mewarisi sudut pandang ilahi mengenai segala sesuatu.

 

Ketika merenungkan ayat-ayat Firman yang menyatakan betapa kita harus bersukacita ketika menghadapi berbagai tantangan dan pencobaan; Roh Kudus membawa saya untuk merenung dan menyadari bahwa Tuhan tidak panik ketika melihat musuh merancangkan kejahatan untuk hidup kita.

 

Lihat saja kisah hidup Yusuf, Musa, Daud, dan Yesus. Yusuf dibenci dan dibuang oleh kakak-kakaknya, Musa seharusnya menjadi salah satu dari bayi laki-laki yang dibunuh di zamannya, Daud adalah anak yang tertolak, tidak diakui oleh orang tuanya. Tetapi kebencian dan kejahatan kakak-kakak Yusuf, perintah untuk membunuh setiap bayi laki-laki di zaman Musa, penolakan dan rancangan jahat orang tua terhadap Daud, perlawanan, penangkapan sampai penyaliban Yesus; semua hal tersebut tidak menggagalkan rencana Tuhan.

 

Justru ketika situasi dan kondisi seakan-akan terlihat tidak berpihak kepada orang-orang pilihanNya, kita melihat ke-MahaKuasa-an Allah kita! Kita melihat bahwa Dia tetaplah terlebih besar dari segalanya, Dia tetaplah Allah yang berdaulat yang mengatur dan menentukan segala sesuatu! Dia pun tidak panik ketika melihat rancangan musuh.

 

Maz 2:4 menuliskan bagaimana Tuhan menertawakan setiap rancangan jahat musuh! Rencana-Nya tidak akan gagal karena situasi dan kondisi yang ada; justru ketika ada situasi dan kondisi yang negatif, di situlah betapa dahsyatnya kebesaran dan kemuliaan Tuhan akan dinyatakan!

 

Saya semakin memahami mengapa kita dapat bersukacita dalam pengharapan; karena pengharapan kita di dalam Tuhan tidak akan mengecewakan (Roma 5:5, 12:12)

 

Ada kepastian bahwa kita aman dan pasti berkemenangan di dalam Dia! (Ibr 6:19, Rat 3:24-25)

 

God is the Master of turning a mess into a message; turning a test into a testimony; turning a trial into a triumph; turning a victim into a victor!

 

Tuhan adalah Ahlinya dalam mengubahkan kekacauan hidup kita menjadi pesan ilahi; mengubahkan ujian yang kita hadapi menjadi kesaksian; mengubahkan pencobaan menjadi kemenangan; dan mengubahkan seorang pecundang menjadi pemenang, bahkan lebih dari pemenang!

 

Sukacita yang Ia sediakan bagi kita adalah hal yang jauh lebih besar dan jauh lebih berkuasa dibandingkan berbagai duka yang ada di dunia! Tuhan akan memakai kita yang terus bersukacita untuk mengalirkan kehidupan bagi dunia yang sedang terus dicengkeram oleh berbagai duka.

 

Itu sebabnya, bersukacitalah di dalam Tuhan, dan bersukacitalah karena Tuhan! #AkuCintaTuhan

 

Ps. Steven Agustinus