Top

25 Juni 2020

Jos 1:8 (Easy English Bible) – You must keep on speaking about the words of God’s law . Think about what it says, all the time. Then you will be careful to obey it. Then you will help yourselves to do well, and to win.
(Kamu harus terus berbicara (memperkatakan) tentang firman – hukum Allah. Pikirkan tentang apa yang dikatakan, sepanjang waktu. Maka engkau akan berhati-hati untuk mematuhinya. Kemudian engkau akan membuat dirimu berhati – hati untuk melakukan dengan baik, dan untuk menang.)

 

Ayat di atas berbicara tentang suatu tindakan yang ‘tergolong tidak sulit’ tapi membutuhkan kekonsistenan dan tekad yang bulat untuk mempraktekannya. Tindakan tersebut adalah: “Terus memperkatakan firman dan merenungkan firman sepanjang waktu”.

Tapi setelah saya pikir – pikir, ternyata ‘sulit juga’ untuk melakukan hal itu. Sebab tidak ada ‘kesan kompromi’ dari arahan tersebut untuk ‘boleh’ memikirkan yang lain. Hanya boleh memperkatakan dan memikirkan firman. Pertanyaannya, mungkinkah kita melakukan hal tersebut di tengah kesibukan hidup kita sehari – hari?

 

Pertanyaan tersebut memunculkan pertanyaan lainnya dalam batin saya: Mengapa kita sibuk? Hal apa yang telah membuat kita jadi sibuk? Lalu Roh Kudus menegaskan dalam hati saya: Kesibukan yang terjadi belum tentu BENAR di hadapan Tuhan. Selama kesibukan itu tidak ada kaitannya dengan apa yang Tuhan firmankan, maka sesungguhnya kita sedang hidup dengan tidak memperkenan hati Tuhan.

 

Lalu pertanyaan selanjutnya adalah: Kesibukan seperti apa yang Tuhan inginkan? Jawaban ini tidak sulit, sebab dalam kitab Yosua 1:8 terdapat jawabannya. Ia menghendaki kita untuk sibuk memperkatakan dan merenungkan firman-Nya setiap waktu dan di setiap kondisi – itu saja.

 

Lalu apa yang kita lakukan, masakan hanya memperkatakan firman dan merenungkan firman? Ya memang hanya itu saja. Sebab tindakan tersebut sesungguhnya merupakan motor penggerak yang membuat kita ‘secara otomatis’ hanya melakukan apa yang Dia firmankan secara akurat, dan secara otomatis berhasil dan berkemenangan!

 

Pertanyaan berikutnya: Sudahkah kita memperkatakan firman dan merenungkan firman-Nya sampai ada arahan yang jelas (roh kita berkobar) untuk melakukan sesuatu? Jika belum, maka kita harus terus memperkatakan dan merenungkan firman-Nya. Bagaimana jika sudah? Ya kita hanya perlu melakukan apa yang menjadi arahan firman-Nya saja, jangan lakukan hal yang berbeda. Jadikan itu sebagai patokan (bahan pemikiran senantiasa) dalam segala tindakan kita.

 

Lalu tiba – tiba saya mendengar Roh berbicara dengan lantang dalam batin saya: Bersiaplah untuk menerima arahan – arahan yang tidak lazim dan tidak masuk akal secara manusiawi. Sebab Aku akan bertindak untuk mengalahkan dunia oleh iman! Jadi persiapkan dirimu untuk percaya saja dan siap melakukannya. Sebab Aku adalah Tuhan yang sama, yang memimpin Yosua memasuki atau menaklukkan tanah dan bangsa Kanaan (turunan Ham – gambaran dari kedurhakaan dari sistem dunia ini). Untuk mengalahkan itu semua tidak bisa dengan rumusan – rumusan dan cara – cara manusiawi, melainkan hanya oleh iman percaya dan ketaatan yang sempurna.

 

2 Korintus 10:3-6 (TB) Memang kami masih hidup di dunia, tetapi kami tidak berjuang secara duniawi, karena senjata kami dalam perjuangan bukanlah senjata duniawi, melainkan senjata yang diperlengkapi dengan kuasa Allah, yang sanggup untuk meruntuhkan benteng-benteng. Kami mematahkan setiap siasat orang dan merubuhkan setiap kubu yang dibangun oleh keangkuhan manusia untuk menentang pengenalan akan Allah. Kami menawan segala pikiran dan menaklukkannya kepada Kristus, dan kami siap sedia juga untuk menghukum setiap kedurhakaan, bila ketaatan kamu telah menjadi sempurna.

 

1 Yohanes 5:4 (TB) sebab semua yang lahir dari Allah, mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: iman kita.

 

Kitalah generasi yang telah dilahirkan oleh Allah untuk mengalahkan dunia – generasi yang MEMPERKATAKAN FIRMAN SAJA, MERENUNGKAN FIRMAN SAJA, dan hanya PERCAYA PADA FIRMAN-NYA SAJA, serta TAAT BEGITU SAJA. Itulah kita dan satu-satunya bagian yang harus kita lakukan!! #AkuCintaTuhan

 

Ps. Steven Agustinus