Top

26 Desember 2019

Beberapa hari ini saya terus melihat penglihatan yang sama dalam batin saya: Ada pohon yang sangat besar. Lalu saya melihat akar – akar dari pohon itu jauh lebih besar dari pada pohon itu sendiri. Dan merambat jauh ke dalam tanah. Ke kanan dan ke kiri. Sangat banyak. Sehingga muncul impresi dalam diri saya: pohon ini tidak bisa ditumbangkan, sebab akarnya sudah sangat kuat.

 

Lalu Roh Kudus berkata: Jadilah seperti itu! Pastikan engkau terus jagai hati yang lapar dan haus akan kebenaran. Ikuti setiap dorongan Roh Kudus yang ada. Berdoalah sampai sesuatu terjadi dan baca serta deklarasikan firman sampai manusia rohmu berkobar – kobar. Itu semua akan mendorong akar rohanimu masuk ke dalam dimensi rohani yang terkandung dalam firman-Nya. Itulah yang membuatmu terus melekat kepada-Nya.

 

Lagi – lagi Roh Kudus menegaskan: Berfokuslah pada hal itu. Orang memang tidak akan pernah melihat pertumbuhan akar yang masuk ke dalam tanah, tapi itu merupakan suatu proses terpenting yang seringkali diabaikan oleh banyak orang. Mereka ingin cepat muncul, mereka ingin cepat tampil, mereka “terburu – buru” menginginkan “panggung”. Berbeda dengan engkau! Terus jagai hatimu dengan segala kewaspadaan karena dari sanalah akan terpancar kehidupan yang akan menghapuskan maut. Berakar kuatlah pada firman-Nya! Nikmati senantiasa proses “pertumbuhan ke dalam”. Serap setiap ayat firman yang engkau baca. Renungkan, perkatakan!

 

Pagi ini saya kembali berketetapan untuk terus bertekun dalam pembacaan firman. Saya percaya ini adalah waktu untuk saya menggali dalam – dalam, dan berfokus pada pembangunan dasar yang kokoh!!

 

Lukas 6:46-49 (TB) “Mengapa kamu berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, padahal kamu tidak melakukan apa yang Aku katakan? Setiap orang yang datang kepada-Ku dan mendengarkan perkataan-Ku serta melakukannya — Aku akan menyatakan kepadamu dengan siapa ia dapat disamakan —, ia sama dengan seorang yang mendirikan rumah: Orang itu menggali dalam-dalam dan meletakkan dasarnya di atas batu. Ketika datang air bah dan banjir melanda rumah itu, rumah itu tidak dapat digoyahkan, karena rumah itu kokoh dibangun. Akan tetapi barangsiapa mendengar perkataan-Ku, tetapi tidak melakukannya, ia sama dengan seorang yang mendirikan rumah di atas tanah tanpa dasar. Ketika banjir melandanya, rumah itu segera rubuh dan hebatlah kerusakannya.”

 

Ibrani 12:26-27 (TB) Waktu itu suara-Nya menggoncangkan bumi, tetapi sekarang Ia memberikan janji: “Satu kali lagi Aku akan menggoncangkan bukan hanya bumi saja, melainkan langit juga.” Ungkapan “Satu kali lagi” menunjuk kepada perubahan pada apa yang dapat digoncangkan, karena ia dijadikan supaya tinggal tetap apa yang tidak tergoncangkan.

 

Suka atau tidak, akan tiba waktunya langit – bumi – dan segala isinya akan mengalami kegoncangan! Hanya mereka yang dibangun/ berakar di atas dasar firman yang akan tinggal tetap. Dan akan menyatakan/ menghadirkan Kerajaan Allah yang tidak tergoncangkan!!

 

Pakai waktu yang ada ini semaksimal mungkin utk terus bertumbuh, berakar dan dibangun di dalam Kristus. Teruslah mengejar realita-Nya dan biarlah hidupmu mengalami kepenuhan-Nya! #AkuCintaTuhan

 

Ps. Steven Agustinus