Top

27 Januari 2020

Hingga kini saya mendapati ada banyak orang percaya dan hamba-hamba Tuhan yang secara sedemikian rupa mempersiapkan diri mereka agar dapat dipakai oleh Tuhan. Padahal sebetulnya, jika memang Tuhan mau pakai seseorang, Dia tinggal bergerak dan memakai orang tersebut apa adanya dia. Bahkan tanpa persiapan apa pun! Dan Tuhan juga berdaulat untuk memakai siapa pun atau apa pun yang Dia mau pakai, keledai pun bisa Dia pakai untuk menegur seorang nabi! (Ingat kisah Bileam – Bilangan 22)

 

Semua seperti berlomba-lomba untuk bisa dipakai Tuhan, tapi hanya segelintir yang betul-betul mau mempersiapkan dirinya untuk bisa menjadi representasi Tuhan di bumi ini! Padahal di hari-hari terakhir ini, Tuhan mencari orang yang bisa Dia pakai menjadi representasi-Nya di bumi ini!

 

1. Untuk menjadi representasi Tuhan di bumi ini dibutuhkan suatu kualifikasi tertentu yang bersifat Ilahi!

 

Tuhan bisa memakai siapa saja yang mau Ia pakai, tapi Dia hanya menetapkan orang-orang tertentu yang akan Ia munculkan menjadi wakil-Nya, representasi-Nya di bumi ini. Orang yang akan Ia munculkan menjadi representasi-Nya di bumi ini harus sudah melewati berbagai langkah persiapan: sudah mengalami kematian daging, tidak lagi mencintai dirinya sendiri, tidak ada cinta akan dunia ataupun cinta akan uang yang masih tersisa dalam hidupnya. Hanya ada cinta akan Tuhan yang bergelora – mati-matian, gila-gilaan dan habis-habisan!

 

Orang yang bersangkutan hidup dalam keterhubungan dan ketergantungan penuh kepada Tuhan. Keilahian Tuhan, kepenuhan Kristus menjadi porsi hidupnya setiap hari. Dan hidup dalam keakuratan. Kehidupan sehari-harinya pun selalu harmoni dengan agenda Kerajaan Sorga. Juga berkemenangan dalam segala hal, selalu ada roh yang berkemenangan dan roh terobosan yang terus berkobar dengan kuat!

 

2. Tuhan tidak mau hanya memakai orang-orang tertentu untuk suatu kurun waktu tertentu.

 

Dia menghendaki kita menjadi wakil-Nya, representasi-Nya di bumi ini, menjadi partner Tuhan di bumi ini sampai seumur hidup kita! Tuhan yang menciptakan langit dan bumi, yang kita sembah di dalam nama Yesus adalah Tuhan antar generasi. Dia selalu bekerja secara berkesinambungan. Apa pun yang Dia lakukan atas satu generasi akan Dia lanjutkan di generasi yang berikutnya. Dan apa pun yang sudah Ia lakukan di suatu generasi merupakan batu loncatan untuk generasi yang berikut dapat berjalan bersama Tuhan!

 

Itu sebabnya hingga sekarang kita seringkali mendapati suatu kegerakan yang terjadi di suatu generasi berhenti di generasi tersebut; padahal pola kerja Tuhan adalah terus berkelanjutan dari satu generasi ke generasi yang berikut! Sesungguhnya, Tuhan mencari orang yang bisa Ia bangkitkan menjadi representasi-Nya di bumi ini sehingga apa yang sudah Ia mulai dari satu generasi akan dapat dilanjutkan dan dituntaskan oleh representasi dari generasi yang selanjutnya!

 

Tuhan tidak harus mencari orang yang bisa Ia pakai dari generasi yang baru; orang yang Tuhan bangkitkan sebagai representasi dari Dirinya di suatu generasi akan dapat menduplikasi diri kepada banyak orang lain. Termasuk dari angkatan generasi baru, sehingga apa yang sudah Tuhan mulai dengan dirinya, akan dapat berlanjut melalui kehidupan banyak orang yang lain.

 

Orang-orang yang mewarisi DNA rohani dari sang partner Tuhan tersebut akan menduplikasi diri dan melanjutkan apa yang sudah dilakukan, sehingga bukan hanya terjadi percepatan dalam pekerjaan Tuhan tapi juga terjadi pelipat gandaan dalam pekerjaan Roh!

 

Saya berdoa, biarlah Tuhan mulai menemukan orang-orang yang bisa Ia bangkitkan sebagai representasi-Nya di bumi ini dan orang tersebut terus mengupayakan terjadinya pelipat gandaan, duplikasi DNA rohani yang sudah Tuhan bangun dalam dirinya ke dalam kehidupan banyak orang orang lain. #AkuCintaTuhan

 

Ps. Steven Agustinus