Top

27 Juli 2018

Roma 6:11 Demikianlah hendaknya kamu memandangnya (dari kata Yunani: Logizomai), bahwa kamu telah mati bagi dosa, tetapi kamu hidup bagi Allah dalam Kristus Yesus.

Saya mendapati, setiap orang percaya yang tidak berfokus/ bertekun untuk membangun Logika Ilahi didalam dirinya, akan selalu alami adanya pergulatan dan fluktuasi rohani. Akan selalu ada masa dimana nature/ keberadaan ‘manusia lama’ kembali memanifestasikan diri dalam kehidupan sehari-hari si orang percaya yang bersangkutan. Dan selama ada manifestasi ‘manusia lama’ di tengah orang percaya, akan selalu ada kekacauan yang melukai, merusak tatanan harmoni Tubuh Kristus yang seharusnya bermanifestasi di tengah orang-orang percaya (Yak 3:16, 4:1-2, 1 Kor 3:1-4)

Di sinilah saya mendapati betapa pentingnya untuk kita memahami ‘rahasia Kerajaan Sorga’ (Mat 13:11-12) Sebab jika kita memang ‘tidak memiliki’ maka otomatis semua yang kita anggap sudah kita milikipun akan hilang dari diri kita; sebaliknya, jika kita memang ‘memiliki’, otomatis Tuhan akan terus menambahkannya hingga berkelimpahan.

Alasan mengapa seringkali ada banyak orang percaya yang gagal membangun Logika Ilahi didalam hidupnya, adalah karena memang mereka ‘tidak memiliki’, sehingga apa yang pernah ia ‘miliki’ dan apa yang ‘ia anggap sudah ia miliki’, jadi hilang seluruhnya.

Apakah yang seharusnya kita ‘miliki’ yang bakal membuat kita jadi terus bertumbuh didalam Dia dan dengan mudah membangun logika Ilahi didalam hidup kita?

Melalui doa & mencari wajah Tuhan, Roh Kudus membimbing saya untuk meminta beberapa hal kepada Bapa karena Dia telah berjanji, jika kita memang ‘tidak memiliki’ apa yang seharusnya kita miliki, maka kita boleh meminta dari padaNya dan apapun yang kita minta, Bapa akan memberikannya (Mat 7:7-11)

1. Mintalah hati yang haus & lapar akan TUHAN – hati yang terus bergelora dengan kasih mula-mula
2. Mintalah roh yang lembut, mudah di ajar, mudah dibentuk & mau berubah
3. Mintalah bekerjanya roh doa
4. Mintalah bekerjanya roh hikmat, wahyu & pengenalan akan Tuhan
5. Mintalah posisi rohani yang selalu berkemenangan, berotoritas, berpengaruh dan berkuasa.

Itulah kelima aspek yang kita butuhkan untuk mulai membangun logika Ilahi didlm diri kita!

~ Tanpa adanya hati yang haus-lapar akan Tuhan, otomatis adalah ‘sulit’ – ada beribu alasan yang bisa kita kemukakan untuk kita tidak perlu bertekun dalam pengajaran rasuli.

~ Tanpa adanya roh yang lembut, kita justru akan cenderung jadi lebih mempercayai logika manusiawi yang sudah kita miliki daripada memiliki keterbukaan untuk menerima firman (yang seringkali bertentangan dengan logika yang diterima oleh orang banyak) dan menjadikan firman tersebut sebagai patokan/ pola baru yang harus dibangun dalam hidup kita.
~ Tanpa bekerjanya roh doa dalam hidup kita, otomatis tidak akan ada dinamika pekerjaan firman & Roh dalam hidup kita.

~ Tanpa bekerjanya roh hikmat & pewahyuan, akan sulit bagi kita untuk menerima pikiran Kristus & memahami jalan-jalan Tuhan! Yesaya pernah menubuatkan: Yesaya 55:8 Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN.

~ Tanpa adanya dimensi yang selalu berkemenangan menyertai kehidupan org percaya, otomatis orang-orang percaya akan terus hidup dalam tekanan & intimidasi.

Tapi saat kita mulai meminta kepada Bapa aspek-aspek kerajaan diatas agar Dia berikan kepada kita – dengan kita mulai ‘memiliki’ – Bapa akan memberi lebih lagi. Firman, ketekunan, tekad yang kuat dan dinamika Roh yang kita butuhkan untuk mulai membangun logika Ilahi, otomatis akan terus menyertai diri kita secara melimpah.

Doa saya, biarlah pekerjaan Firman & Roh yang kita butuhkan untuk membangun logika Ilahi, akan terus Bapa lepaskan ke dalam hidup kita…#AkuCintaTuhan

Ps. Steven Agustinus