Top

27 Mei 2020

Dalam perenungan firman yang saya lakukan, saya dibuat tersentak kaget oleh pernyataan Roh yang saya terima. Roh Kudus tiba-tiba seperti membelokkan arah perenungan saya dan Dia mengingatkan kepada saya satu ayat:

 

Efesus 3:20 (TB) Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita DOAKAN ATAU PIKIRKAN, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita

 

Bayangkan, ternyata pikiran kita memiliki kualitas dan daya jangkau yang sama dengan doa-doa kita! Sementara itu, selama ini ada begitu banyak energi dan waktu yang kita sia-siakan dalam aspek kita memakai atau memaksimalkan pikiran kita! Padahal pikiran kita ternyata memiliki daya jangkau dan kekuatan yang setara dengan doa-doa kita!

 

Itu sebabnya Roh Kudus memberikan suatu peringatan kepada saya (dan kepada kita semua): Waspadai segala upaya melakukan distraction dari musuh! Si Jahat akan terus berupaya untuk membuat pikiran kita ter-distract oleh berbagai data dan fakta negatif yang tersaji di depan mata, padahal seharusnya pikiran kita terus ter-setting, tertuju pada janji-janji firman atau pernyataan Roh yang Dia berikan kepada kita! Keberhasilan musuh dalam men-distract pikiran kita telah membuat kekuatan doa yang seharusnya mengalir keluar dari kehidupan kita jadi tersumbat!

 

Bayangkan seandainya pikiran kita terus berfokus pada firman dan janji-janji Tuhan atau pernyataan Roh-Nya, maka kita akan mendapati kekuatan doa yang kita miliki jadi berlipat kali ganda! Di saat kita aktif mempergunakan mulut kita dalam doa, kuasa doa di aktivasi dan dikobarkan. Serta ketika kita berhenti berdoa, pikiran kita bisa di-setting untuk secara aktif ditujukan mengimajinasikan penggenapan janji-janji atau firman Tuhan yang kita terima melalui doa-doa kita!

 

1. Pastikan kita tidak termakan oleh tipu daya musuh

 

Teruslah mendisiplin diri untuk selalu mengarahkan atau men-setting pikiran kita hanya kepada firman dan janji-janji-Nya. Musuh akan terus berdaya upaya dengan segala kekuatan yang mereka miliki untuk membuat pikiran kita jadi tertuju kepada data dan fakta negatif. Tapi percayalah, makin pikiran kita tertuju kepada data dan fakta negatif, makin merosot kekuatan doa yang kita miliki.

 

Tapi di saat kita terus menguatkan hati untuk memastikan pikiran kita selalu tertuju kepada firman atau janji-janji Tuhan, maka kekuatan doa yang kita miliki akan jadi cukup kuat untuk menjungkirbalikkan semua rencana dan rancangan jahat yang Iblis sedang arahkan kepada kita!

 

2. Teruslah menjagai posisi kebenaran, damai sejahtera dan sukacita yang berasal dari pekerjaan Roh-Nya di dalam hidup kita

 

Hal kerajaan sorga lebih berbicara tentang kebenaran (the right standing before God), damai sejahtera dan sukacita yang berasal dari pekerjaan Roh Kudus dalam kehidupan kita. Selama pikiran kita terus tertuju kepada kebenaran firman – sehingga kita pun terus memiliki akses ilahi untuk berkata-kata di hadapan Bapa, mengaktivasi kuasa doa, maka dengan sendirinya pekerjaan Roh dalam hidup kita akan terus berkobar. Adanya dinamika pekerjaan Roh yang mengkondisikan batin kita selalu meluap dengan damai sejahtera dan sukacita memberikan suatu jaminan atau kepastian bahwa apa pun yang sedang kita minta dan doakan, pasti semuanya akan tergenapi dalam kehidupan kita!

 

Jadi jangann biarkan musuh men-distract pikiran kita dari firman atau janji-janji Tuhan. Sama seperti seekor burung atau pesawat terbang membutuhkan sepasang sayap untuk dapat melesat terbang di angkasa, demikian pula kita membutuhkan pikiran dan perkataan mulut kita dalam melepaskan kuasa doa.

 

Dengan kita memastikan mulut kita terus memperkatakan apa yang kita yakini lalu pikiran atau imajinasi kita terus tertuju kepada penggenapan janji Tuhan, maka dapat dipastikan, kekuatan doa yang kita miliki akan sanggup menggoncangkan sorga! #AkuCintaTuhan

 

Ps. Steven Agustinus