Top

27 November 2019

Kejadian 2:7 (TB)  ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan NAFAS HIDUP ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup.

 

Yohanes 1:1, 3 (TB)  Pada mulanya adalah FIRMAN; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.

 

Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatu pun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.

 

Ibrani 11:1, 3 (TB)

IMAN adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.

Karena iman kita mengerti, bahwa alam semesta telah dijadikan oleh firman Allah, sehingga apa yang kita lihat telah terjadi dari apa yang tidak dapat kita lihat.

 

Dari ketiga bagian firman di atas, kita mendapatkan suatu fakta rohani yang sangat menarik: Unsur paling mendasar yang menghubungkan kita dengan dimensi ke-Ilahi-an dari alam roh adalah: Roh (nafas hidup Tuhan), firman dan iman.

 

1. Untuk kita kembali terhubung secara langsung dengan dimensi ke-Ilahi-an yang ada dalam alam roh, kita harus mempergunakan unsur Roh, Firman dan Iman sebagai satu-satunya media penghubung

 

Saya mendapati ada banyak orang yang merindukan pengalaman berinteraksi secara langsung dengan alam roh tapi tanpa menggunakan Roh Kudus, Firman dan Iman sebagai media penghubungnya, akibatnya: Banyak terjadi penyesatan!

 

Ada banyak orang yang mengalami berbagai pengalaman supernatural (tapi tanpa mempergunakan Roh Kudus, firman dan iman sebagai media penghubung) sehingga sebagai akibatnya, justru roh-roh dunia atau roh jahatlah yang ‘menyambar’ dan memberinya berbagai pengalaman rohani.

 

Satu aspek penting yang saya perlu tegaskan sebelum kita menggali lebih mendalam tentang dunia roh adalah: Dunia roh itu memang ada dan sungguh nyata; dunia roh juga tidak mengenal batasan apa pun: Batasan ruang, waktu dan kebenaran!

 

Ada banyak orang mengalami pengalaman rohani yang ‘dihadirkan’ oleh si Jahat karena dalam diri orang yang bersangkutan tidak ada kebenaran Firman yang ia pakai sebagai pagar pelindung! Tidak sedikit orang-orang percaya yang jadi terpedaya oleh si Jahat gara-gara ia ‘mengalami’ suatu pengalaman supernatural. Percayalah, pengalaman rohani yang ia alami itu memang nyata tapi jika bersumber dari si Jahat, semuanya jadi berpotensi untuk membuat kita (secara perlahan) mulai menyingkirkan superioritas kedaulatan Firman dalam hidup kita!

 

Jadi, pastikanlah semua pengalaman rohani yang bakal kita alami harus dimulai dari kita membangun interaksi dengan Roh Kudus-Nya, dengan Firman-Nya dan karena kita meyakini tuntunan firman dan Roh-Nya! Uji dan saringlah seluruh pengalaman rohani yang kita alami dengan firman tertulis dan sifat-sifat Tuhan!

 

Tidak peduli sehebat apa pun pengalaman supernatural yang kita alami, jika tidak sejalan dengan firman tertulis dan sifat-sifat Tuhan, kita harus ‘menyingkirkan’ pengalaman rohani tersebut. Di dalam pengalaman rohani yang tidak selaras dengan firman dan sifat Tuhan selalu ada jerat dan tipu muslihat Iblis yang berpeluang menghancurkan hidup kita dan kehidupan orang-orang lain yang ada di bawah pengayoman kita! #AkuCintaTuhan

 

Ps. Steven Agustinus