Top

28 April 2020

Message ini adalah kelanjutan dari message kemarin.

 

Kita sedang membahas tentang Roh Kudus yang ikut berperan dalam membesarkan Yesus semasa Ia masih kanak-kanak, dan Roh Kudus yang sama juga akan ikut membesarkan kita di dalam hadirat-Nya

 

  • Roh Kudus akan membawa kita bertumbuh dalam hikmat

 

  • Roh Kudus juga akan membawa dan membesarkan kita untuk bertumbuh di dalam Stature – Mencapai suatu kondisi tertentu yang membuat diri kita menjadi ‘cocok’ untuk melakukan sesuatu – mulai memiliki reputasi tertentu dalam hidup ini (dalam istilah pelayanan, sering disebut sebagai ‘orang yang diurapi’).

 

Saya meyakini, sementara kita terus mendesak masuk dalam hadirat-Nya, Roh Kudus juga tidak akan tinggal diam!

 

Ibrani 11:6 (TB)  Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab BARANGSIAPA BERPALING KEPADA ALLAH, IA HARUS PERCAYA BAHWA ALLAH ADA, DAN BAHWA ALLAH MEMBERI UPAH KEPADA ORANG YANG SUNGGUH-SUNGGUH MENCARI DIA.

 

Terkadang dalam upaya kita mengejar realita Tuhan, kita merasa ada begitu banyak distraction yang harus kita hadapi. Belum lagi berbagai ganjalan dan hambatan manusiawi yang masih harus kita taklukkan sementara kita berdoa atau menyembah. Ada terlalu banyak ‘kesadaran akan sekeliling’ yang harus kita hancurkan di dalam pikiran kita, lalu pada saat yang sama menggantinya dengan ‘kesadaran akan Tuhan dan firman-Nya’.

 

Tapi percayalah, meski ada banyak hal yang harus kita tanggulangi dalam pikiran ataupun emosi kita sebelum mulai bisa merasakan kelembutan jamahan hadirat-Nya, lakukanlah terus dalam ketekunan. Perjuangan kita dalam mengejar realita Tuhan tidak pernah sia-sia. Sebaliknya, semua itu sedang dimanfaatkan oleh Roh Kudus untuk ikut ‘menumbuhkan’ mentalitas ilahi dalam diri kita.

 

Paulus menegaskan bahwa kita harus mengadopsi mentalitas seorang prajurit, olahragawan dan seorang petani sehingga fokus kehidupan kita selalu tertuju hanya untuk menyenangkan hati Tuhan dan melakukan segala sesuatu dengan penuh kesungguhan demi untuk dapat meraih tujuan atau destiny yang sudah Tuhan tetapkan atas hidup kita!

 

Semua sikap hati dan mentalitas tersebut akan mengkondisikan diri kita jadi pribadi yang ‘cocok’ untuk mengerjakan suatu ‘tugas kerajaan’, di mana hanya diri kitalah yang cocok untuk mengerjakannya – tidak ada orang lain yang bakal bisa menggantikan keberadaan kita tersebut.¬†Masing-masing kita akan alami bagaimana Roh Kudus membawa kita bertumbuh dalam stature di suatu area tertentu dalam hidup kita.

 

Ingatlah kehidupan Daud, siapa yang menyangka keahliannya dalam mempergunakan umban – sesuatu yang normal dilakukan dalam pekerjaannya sebagai seorang penggembala domba – adalah kunci dalam kemenangannya menaklukkan Goliat? (1 Samuel 17:40-51).

 

Kuncinya adalah teruslah dengar-dengaran pada tuntunan Roh-Nya. Teruslah hidup dalam penyerahan kepada Bapa dan penggenapan rencana-Nya. Jangan pernah menganggap remeh setiap dorongan atau arahan yang Dia berikan. Jangan terjebak untuk menilai arahan atau dorongan Roh dalam hidup kita dengan mempergunakan pemikiran atau sudut pandang kita yang terbatas.

 

Jika selama ini kita seperti dibawa oleh Roh untuk menikmati kegiatan mengatur atau me-manage sesuatu, jalanilah dengan setia. Siapa yang menyangka, ketekunan dan ketelatenan Daud dalam menggembalakan domba yang hanya dua-tiga ekor yang dipercayakan kepadanya tersebut (1 Samuel 17:28) diganjar oleh Tuhan dengan suatu kepercayaan untuk menggembalakan umat-Nya Israel?

 

Karena itu, teruslah tumbuhkan mentalitas hidup dalam diri kita selaras dengan tuntunan Roh Kudus. Bukan tanpa alasan Dia membawa kita untuk mengalami semua yang kita alami dalam hidup kita selama ini. Semua yang kita alami pada hari-hari ini sesungguhnya adalah suatu pelatihan yang Roh Kudus lakukan demi untuk menumbuhkan stature dalam hidup kita – mengkondisikan diri kita untuk menjadi sosok pribadi yang paling cocok untuk mengerjakan suatu tugas kerajaan di kemudian hari.

 

Persiapkan saja hidupmu! Dengan cara yang tidak terduga, Tuhan sendiri yang akan men-setting untuk diri kita dapat memasuki kancah nasional dan menaklukkan ‘Goliat’ yang selama ini mengintimidasi bangsa-bangsa. #AkuCintaTuhan

 

Message ini akan berlanjut lagi esok hari.

 

Ps. Steven Agustinus