Top

28 September 2018

1 Sam 1:1-28
Dari ayat-ayat diatas, saya mendptkan beberapa point perenungan firman sebagai berikut :

1. Doa akan mempertemukan kita dengan Pribadi yang membentuk hidup kita dan membawa kita menjadi pribadi yang utuh di dalam Tuhan.

Ketika Penina menyakiti Hana, Hana tersakiti, ia menangis dan tidak mau makan (1 Sam 1:6-7). Saya menerima pengertian bahwa di fase ini Hana menggambarkan kondisi kehidupan seseorang yang terluka, belum utuh, belum menerima pengenalan akan Tuhan yg membawanya menjadi pribadi yang utuh.
Walaupun suaminya tetap mengasihi Hana dan sudah berusaha menghiburnya bahkan Elkana memberi Hana double portion daging persembahannya, lebih banyak daripada yang ia berikan kepada Penina (1 Sam 1:5, 8 NKJV), tetapi tetap itu tidak ‘menyembuhkan’ kepedihan hati Hana. Sehingga dengan kepedihan dan kegusaran hatinya, Hana berdoa kepada Tuhan sambil menangis tersedu-sedu.
Melalui perenungan ini, saya menyadari bahwa tidak ada solusi duniawi yang dapat menolong! Bahkan perkataan suaminya sendiri yang sangat mencintai dia tidak dapat menghibur Hana. Kasih yang manusiawi dan duniawi tidak dapat membawa seseorang mengalami pemulihan.
Hanya Tuhanlah yang menjadi solusi dari segala masalah/pergumulan/tantangan yang saya alami di dalam hidup saya, hanya Tuhanlah satu-satunya pribadi yang dapat membawa saya mengalami pemulihan dan membawa saya menjadi pribadi yang utuh. Saya percaya ini disebabkan karena sejak pada mulanya Allah telah menaruh kekekalan dalam hati manusia, sehingga hanya bisa diisi oleh Tuhan saja, hanya bisa dipuaskan oleh keberadaan Tuhan saja (Pkh 3:11 AMP).

2. Doa dan bertekun dalam Firman akan membawa kita bertumbuh dalam pengenalan akan Tuhan dan membuat kita dapat selalu melihat dari sudut pandangNya.

Merenungkan kisah Hana mengenai bagaimana ia meresponi kepedihan hatinya dengan berinisiatif mencari dan mengandalkan Tuhan, hal ini membuat saya tersadar akan betapa pentingnya bertekun dalam Firman dengan sungguh-sungguh, yang akan membuat saya bertumbuh dalam pengenalan akan Tuhan, dan membangun sudut pandang ilahi dalam hidup saya melalui FirmanNya.
Selama ini, respon manusia selalu terkondisikan untuk sangat tergantung bahkan sangat ditentukan dengan apa yang terjadi di sekelilingnya/ di dunia. Kondisi yang terjadi (hal eksternal) menentukan apa yang menjadi perasaan kita. Saya mendapati betapa kehidupan dan perasaan manusia sedang terus dipermainkan oleh pekerjaan si jahat di dunia ini!
Saya mendapati bahwa sesungguhnya kehidupan emosional yang stabil, kehidupan yang berkemenangan dan penuh terobosan tidak ditentukan oleh apa yang terjadi secara eksternal! Tetapi ditentukan oleh keterhubungan kita dengan Sang Pencipta! Saya percaya, pengenalan akan Tuhan dan sudut pandang ilahi memainkan peranan yg sangat penting untuk saya dapat selalu melihat Dia sebagai Allah yang berdaulat dan sebagai Bapa yang baik!
Melalui berbagai kondisi yang biasanya dikatakan ‘negatif’ atau ‘buruk’ atau ‘tidak menguntungkan’, saya percaya ketika saya memiliki pengenalan akan Tuhan, dan memiliki sudut pandang ilahi, saya akan selalu dapat melihat tanganNya dalam setiap situasi kehidupan saya, menangkap tujuan Tuhan di setiap situasi, sehingga saya dapat melihat bagaimana hal-hal yang sedang terjadi di sekitar saya sesungguhnya sedang membentuk kehidupan saya untuk menjadi pribadi yang semakin indah di hadapanNya! Sehingga saya akan tahu bagaimana cara meresponi setiap situasi dengan akurat. (Sama sebagaimana Tuhan membersihkan kekotoran puteri Sion dengan cara menghadirkan roh yang mengadili dan membakar! – proses pembentukan tangan Tuhan yang sesungguhnya sedang membawa puteri Sion menjadi semakin murni dan tahir, semakin indah di hadapanNya! – Yes 4:4) Ketika saya berfokus untuk melihat DIA, saya tidak lagi dapat melihat hal negatif di setiap situasi yang ada. Selalu ada kasih ilahiNya yang membanjiri hidup saya di tengah-tengah kondisi/situasi apapun!

Saya percaya melalui segala hal yang Tuhan izinkan terjadi dalam kehidupan saya, sesungguhnya Tuhan sedang ingin terus memisahkan saya dari dunia ini, membawa saya berpindah dari dunia yang tergoncangkan untuk mulai masuk dalam duniaNya, Kerajaan yang tidak tergoncangkan! Sehingga hal apapun boleh terjadi di sekeliling saya, tetapi sudut pandang ilahi akan selalu membuat saya memunculkan respon yang ilahi! Dan bukan hanya itu, tetapi sudut pandang ilahi juga membuat mata saya sedemikian terfokus kepada pribadiNya, sehingga hati saya tidak akan tergores/tersakiti dengan setiap kondisi yang ada di sekitar saya, karena saya terus menikmati kasihNya yang melimpah atas hidup saya melalui setiap hal yang saya alami! Sungguh, tidak ada apapun yang dapat memisahkan kita dari kasihNya! (Roma 8:38-39)

3. Doa yang lahir dari hati mengaktivasi roh terobosan untuk bekerja, menghadirkan keilahian Tuhan yang menciptakan impact ilahi yang dahsyat dan kekal di bumi ini!

Hana yang bersungguh hati berdoa melahirkan Samuel yang “menggembalakan bangsa Israel dengan tongkat dan gada besi’; Samuel ‘membangkitkan’ Daud, Raja yang besar dan begitu mencintai Tuhan; garis keturunan Daud dipilih Allah untuk ‘melahirkan’ Yesus Kristus, Sang Raja segala Raja!
Satu hal yang saya sadari hari ini adalah, ketika saya berdoa, sesungguhnya saya sedang berhadapan langsung dengan Allah yang berdaulat, Pribadi yang memulai dan menentukan segala sesuatu di dunia ini, otoritas tertinggi di atas alam semesta! He’s the Alpha, the Omega and the Living God!

Saat ini aku nubuatkan di dalam nama Yesus untuk setiap jemaat BCC dan SnS family, “Engkau akan dimunculkan Tuhan menjadi orang terpandang, berpengaruh dan disegani di dunia ini, bukan dengan usaha-usaha manusiawi, bukan karena koneksi di sana dan di sini, tetapi karena tangan Tuhan sendiri yang mengangkatmu dan mempromosikanmu! Berhentilah menggunakan cara-cara dunia, koneksimu dengan orang-orang yang menempati posisi strategis di setiap domain adalah hasil dari rekayasa tangan Tuhan ketika engkau membangun kehidupan doamu sehingga engkau dikenal di Ruang Tahta, bukan karena engkau yang berjuang mengusahakannya dari kemanusiawianmu! Engkau semua sebagai bagian dari 1 tubuh Kristus akan menduduki posisi-posisi strategis di setiap domain di bangsa ini. Sungguh segera tiba saatnya sinergi tubuhKu termanifestasi atas bangsa ini, karena posisi-posisi strategis setiap domain diduduki oleh saudara-saudara rohanimu, bagian dari tubuh yang sama, tubuhKu (Kristus)! Sinergi yang sempurna akan terjadi, dan pemulihan semua dan segala sesuatu akan segera terjadi!”

Saya percaya, bumi ini dipenuhi oleh kemuliaan Tuhan, karena muncul generasi yang hidup hanya bagi Tuhan, hanya bagi kepentingan Kerajaan! Terjadilah di dalam Nama Yesus! Amin!
Ketika Roh Kudus menyatakan hal ini, muncul suatu keseriusan yang lebih lagi dalam roh saya dalam menjalani kehidupan sehari-hari saya. Saya mau pastikan setiap pikiran, perasaan, tindakan, perkataan, respon dan pengambilan keputusan saya selalu akurat, selaras dengan Firman Sang Raja. #AkuCintaTuhan
Ps. Steven Agustinus