29 September 2021

Mazmur 104:30 (TB)  Apabila Engkau mengirim roh-Mu, mereka tercipta, dan Engkau membaharui muka bumi.

Mazmur 104:30 (FAYH)  Kemudian Engkau mengirimkan Roh-Mu, maka lahirlah hidup yang baru untuk membarui semua yang hidup di bumi.

Mazmur 104:30 (VMD)  Bila Engkau memberi nafas kehidupan-Mu, semuanya menjadi hidup, dan dunia seperti yang baru lagi.

Dari ketiga penerjemahan ayat di atas, saya semakin melihat kolerasi yang sangat erat antara pencurahan Roh di hari-hari terakhir melalui kehidupan orang-orang percaya dengan masa pemulihan segala sesuatu yang akan menghantarkan terwujudnya masa pemerintahan Tuhan atas dunia ini (millennial kingdom).

Kita sama-sama tahu bahwa rusaknya bumi ini adalah karena manusia pertama yang seharusnya menerima mandat untuk memimpin dan menguasai bumi ini justru memberontak terhadap Penguasa semesta alam dan bersekongkol dengan Iblis dengan menyerahkan kendali atas bumi ini kepadanya.

Karena bagaimanapun juga bumi ini masih tetap milik dari Bapa, maka Iblis yang telah merebut kekuasaan atas bumi ini dari tangan manusia, mulai membangun sebuah sistem kehidupan yang berbeda dari rancangan mula-mula yang sudah Bapa tetapkan. Iblis mulai membangun suatu sistem kehidupan yang kemudian disebut dengan sebutan sistem duniawi atau sistem babel. Inilah jenis kehidupan sehari-hari yang kita kenal pada saat ini.

Keberhasilan dalam seluruh sistem ini digerakkan oleh keakuan, keegoan, keserakahan dan ketamakan dalam diri manusia. Semakin egois, licik, tamak atau serakah seseorang, maka jalan menuju kesuksesan dalam sistem dunia ini akan jadi semakin terbuka lebar! Tapi kesuksesan tersebut bukannya tanpa ekses negatif, akan ada begitu banyak hal yang luhur, indah, mulia dan berguna bagi kelangsungan kehidupan itu sendiri yang harus dikorbankan!

Itu sebabnya, kehidupan sehari-hari dalam dunia ini sedang dan akan terus menjadi semakin gelap serta kelam karena dari masa ke masa atau dari generasi ke generasi, manusia terus berlomba untuk menjadi semakin sukses dari generasi yang sebelumnya. Artinya, ada banyak hal baik yang harus dikorbankan nantinya.

Sebagai contoh, lihat saja kondisi hutan dunia pada saat ini. Dari waktu ke waktu, penggundulan hutan ikut bertanggung jawab atas berbagai bencana alam yang terus masif terjadi di dunia ini! Semua itu terus dilakukan atas nama ‘pembangunan’ yang sebetulnya lebih cocok disebut sebagai tindakan memperkaya diri sendiri tanpa mengindahkan kelangsungan hidup dari makhluk-makhluk hidup lainnya bahkan kesejahteraan bagi generasi di bawahnya!

Semua itu terjadi karena orang-orang yang memiliki kekuasaan dan kewenangan dalam membuat berbagai kebijakan yang mempengaruhi kehidupan orang banyak adalah orang-orang yang masih dikuasai oleh keegoisan, cinta akan uang, ketamakan dan berbagai bentuk kelicikan lainnya. Jadi apa pun tindakan dan keputusan yang mereka buat hanya berorientasikan pada keuntungan finansial semata!

Tetapi Alkitab menubuatkan bahwa pada saat Tuhan mencurahkan Roh-Nya, maka Ia pun akan memulai suatu bentuk kehidupan yang baru! Ada suatu bentuk kehidupan sehari-hari yang sangat berbeda yang sedang Tuhan lahirkan kembali di atas muka bumi ini. Suatu bentuk kehidupan yang lebih mengedepankan kasih, pengampunan, saling berbagi, berpihak pada kelangsungan hidup terhadap sesama serta menciptakan kebahagiaan bagi semua makhluk!

Dan itu dimulai pada saat orang-orang percaya terus mendesak masuk dalam hadirat-Nya. Terus mengalami pekerjaan firman dan Roh yang mengkondisikan kehidupan sehari-hari mereka jadi berfungsi sebagai Bait dari Allah yang hidup. Sehingga di mana pun mereka berada, setiap orang yang berinteraksi dengan mereka adalah sama seperti sedang berinteraksi dengan Tuhan sendiri! Dari mulut orang-orang percaya akan terus mengalir perkataan Firman Hidup Kekal.

Bagi mereka yang percaya dan mau menerima serta diyakinkan oleh perkataan-perkataan yang orang percaya sampaikan, maka mereka akan menikmati terjadinya keajaiban yang sama dalam kehidupan mereka! Mereka akan dicetak ulang menjadi sosok individu yang berbeda, yang tidak lagi hanya berorientasi pada kekayaan finansial ataupun kesuksesan pribadi saja. Tetapi mengetahui bagaimana cara berbagi kepada orang banyak dan mengembalikan kesuksesan mereka bagi keberlangsungan kehidupan itu sendiri.

Saya bisa membayangkan peristiwa dalam kitab Yehezkiel pasal ke 37. Tuhan akan terus berbicara dan menaruh firman-Nya atas kehidupan orang-orang percaya, ketika orang-orang percaya terus memperkatakan firman tersebut – baik dalam doa-doa yang mereka panjatkan secara profetik maupun dalam interaksi kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, firman tersebut akan menciptakan berbagai kelompok komunitas di tengah kehidupan sosial masyarakat.

Masing-masing komunitas walau terlihat ‘berbeda’ karena memiliki bentuk ketertarikan yang tidak sama, hingga mempengaruhi proses pengelompokan komunitas yang ada, tapi sebetulnya semuanya digerakkan oleh kekuatan rohani dan tujuan yang sama yaitu memunculkan suatu sistem kehidupan yang berbeda dari sistem dunia yang selama ini sudah ada!

Doa-doa dan deklarasi profetik akan memegang peranan yang sangat vital, karena inilah yang akan menggerakkan sekaligus memberikan kehidupan di antara komunitas yang ada agar bisa saling bersinergi dan memunculkan manfaat bagi kelangsungan hidup orang banyak!

Saya bisa melihat bagaimana tangan Tuhan mengorkestrasikan gereja Tuhan untuk terjadinya perubahan, dan pada saat yang sama menggerakkan berbagai institusi serta kelompok masyarakat untuk meresponinya. Dengan segera mereka akan berfungsi bagi terbentuknya sistem kehidupan baru yang nanti akan lebih dikenal sebagai sistem kehidupan berkerajaan atau sistem kehidupan kebersamaan.

Pastikan kita terus mendisiplin diri untuk dengan tekun mendoakan berbagai janji Tuhan atau pernyataan Roh yang sudah kita terima.

Yesaya 51:16 (TB)  Aku menaruh firman-Ku ke dalam mulutmu dan menyembunyikan engkau dalam naungan tangan-Ku, supaya Aku kembali membentangkan langit dan meletakkan dasar bumi, dan berkata kepada Sion: Engkau adalah umat-Ku! 

#AkuCintaTuhan

Ps. Steven Agustinus

_____

Dapatkan renungan harian Ps. Steven Agustinus (text, quote & audio) setiap harinya melalui Whatsapp Anda, dengan cara mendaftarkan diri:
Nama, Kota, No Whatsapp
Kirim ke nomor 0888-6132-106