Top

3 September 2019

Roh Kudus membawa saya merenungkan janji Tuhan atas setiap jemaat BCC dan SnS Family bahwa Tuhan akan mengangkat kita untuk menjadi pribadi yang berpengaruh, terpandang, dan disegani di bumi ini. Tuhan akan membedakan kita di antara orang-orang lain, membawa kita sangat berhasil dalam segala hal yang kita lakukan, dan sungguh-sungguh mengangkat kita menjadi pribadi yang paling unggul di setiap domain untuk menghadirkan pemerintahan Kerajaan Sorga di muka bumi ini.

Saya percaya, kita semua sangat excited untuk mengalami penggenapan janji Tuhan ini. Tapi kita juga tidak boleh dalam kepasifan hanya menunggu janji tersebut tergenapi. Di dalam setiap Firman dan janji Tuhan, selalu terkandung sebuah perintah/ instruksi – yang harus secara aktif kita responi/tindak lanjuti dengan melakukan apa yang benar (menaati instruksi yang ada).

Dari beberapa ayat Firman berkaitan dengan janji Tuhan untuk membawa kita berjalan dalam jalan kemenangan-Nya dan dibangkitkan menjadi pribadi yang berpengaruh, terpandang dan disegani, saya mendapati bahwa ada suatu pola ilahi yang sama yang terkandung dalam ayat-ayat berikut:

Ulangan 28:1 “Jika engkau baik-baik mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, dan melakukan dengan setia segala perintah-Nya yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, maka TUHAN, Allahmu, akan mengangkat engkau di atas segala bangsa di bumi.

Yosua 1:8 Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung.

Yakobus 1:25 Tetapi barangsiapa meneliti hukum yang sempurna, yaitu hukum yang memerdekakan orang, dan ia bertekun di dalamnya, jadi bukan hanya mendengar untuk melupakannya, tetapi sungguh-sungguh melakukannya, ia akan berbahagia oleh perbuatannya.

Dari ketiga bagian Firman ini, kita sama-sama dapat melihat janji Tuhan yang sama, yaitu bahwa kita akan diberkati secara limpah dalam segala perkara yang kita lakukan, perjalanan kita akan berhasil dan beruntung, dan Tuhan akan mengangkat kita di atas segala bangsa di bumi.

Saya juga mendapati bahwa perintah yang terkandung dalam setiap janji Tuhan ini merupakan suatu rangkaian proses merenungkan Firman; dimulai dari baik-baik mendengarkan suara Tuhan, mengingat Firman, meneliti, merenungkan, memperkatakan, bertekun di dalamnya dan bertindak hati-hati dalam melakukan perintahNya dengan setia/ sungguh-sungguh melakukan instruksi Firman.

Ketika saya merenungkan hal ini lebih lagi, saya menyadari bahwa instruksi yang terkandung dalam Firman dan janji Tuhan ini ‘menuntut’ ketekunan, tekad, kesungguhan hati dalam mencintai Tuhan dan FirmanNya, dan kesadaran bahwa kita hidup hanya dari Firman.

Dari rangkaian proses yang saya dapati di tiga bagian Firman di atas, Roh Kudus membawa saya untuk meneliti Firman di Yakobus 1:22-25. Untuk dapat mengalami progress dari hanya sekedar pendengar Firman sampai menjadi pelaku Firman; saya mendapati bahwa hal ini hanya akan dilalui oleh setiap kita yang sungguh menyadari bahwa Firman yang ia dengar adalah PENTING, dan menyadari bahwa kita hidup hanya dari Firman.

Saat ini, saya ingatkan diri saya kembali, dan saya bangun ini sebagai suatu kesadaran mental yang kokoh, bahwa sebagai ciptaan yang baru, saya hidup hanya dari Firman! Firman sangat penting bagiku! Biarlah hati yang senantiasa haus dan lapar akan Firman terus bekerja di dalam diriku, berkobar semakin kuat, membuat saya menjadi pribadi yang memprioritaskan waktu untuk bertekun menggali pemahaman Firman, dan senantiasa memikirkan hal-hal yang dari Roh! (Roma 8:5)

Semua itu adalah wujud aktif yang harus kita bangun menjadi sifat baru dalam diri kita. Tanpa kita menjadi bertekun untuk terus meneliti firmanNya, memperkatakan firmanNya dan melakukan apa pun perintah/ arahan yang sudah Tuhan berikan, janji hanya akan terus menjadi suatu janji. Tapi saat kita dengan aktif terus melakukan apa yang menjadi bagian kita, Tuhan pun akan terus melakukan apa yang menjadi bagianNya! #AkuCintaTuhan

Ps. Steven Agustinus