Top

30 Juni 2018

Definisi kita selama ini tentang kelahiran kembali yang membuat kita menjadi ‘ciptaan baru’ ternyata masih sangat terbatas dalam ‘frame injil keselamatan’. Ya, kita hanya percaya bahwa Tuhan telah menjamin keberadaan hidup kita selanjutnya setelah alami kematian di bumi ini. Kita merasa sudah senang dan aman! Dan hanya tinggal tunggu mati lalu masuk surga! Padahal jika kita memahami kelahiran baru dan menjadi ciptaan baru dalam ‘frame injil kerajaan surga’, maka kita akan mengalami realita surga dan kerajaanNya di atas bumi ini sewaktu kita hidup.

Selanjutnya pemahaman kita mengenai kelahiran kembali dan menjadi ciptaan yang baru ternyata juga masih terbatas pada hal “supranatural”. Memang benar, sewaktu kita percaya Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat, sesungguhnya kita langsung berpindah dari gelap kepada terangNya yang mulia. Dan oleh Roh KudusNya kita dilahirkan kembali menjadi ciptaan yang baru!! Ya, itu semua memang supranatural. Tapi Yesus juga mau kita memahami hal tersebut secara konkrit yang bisa teraplikasi secara kasat mata dalam kehidupan sehari – hari. Karena percuma saja kita disebut ‘ciptaan baru’ tapi tidak memberikan dampak apapun di atas bumi ini.

Ia berkata kepada Nikodemus mengenai kelahiran kembali ;
Yohanes 3:3 (TB) Yesus menjawab, kata-Nya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah.”

Kata dilahirkan kembali diambil dari dua kata Yunani, yaitu ; gennao dan anothen. Gennao : be born/dilahirkan, anothen ; again/ kembali. Gennao mempunyai arti; seseorang yang membawa orang lain untuk mengikuti jalan hidupnya. Anoten mempunyai arti ; dari tempat yang lebih tinggi. Jadi punya arti secara literal ; seseorang yang berasal dari tempat yang maha tinggi yang membawa orang lain untuk mengikuti jalan hidupnya.

Yesus waktu itu sedang berbicara mengenai dirinya dari tempat yang maha tinggi kepada Nikodemus yang adalah tua – tua Israel sekaligus orang farisi dan ahli taurat. Dengan suatu harapan, agar Nikodemus mau mendengarkan dan dipimpin oleh Yesus. Sehingga Nikodemus dapat melihat Kerajaan Allah!

Jadi sangat jelas sekali, jika kita memang mengalami kelahiran baru dan menjadi ciptaan baru, maka hal yang akan terjadi adalah ; kita akan memberikan diri untuk diayomi, dibentuk, dicetak, diarahkan, dan dipimpin oleh seseorang (bapa rohani – Mal 4:6) yang membawa pola ilahi sehingga kita mempunyai dasar keyakinan yang benar, sikap hati yang lurus, dan gaya hidup yang akurat. Itulah yang akan membuat keberadaan kita sebagai ciptaan baru dapat terlihat nyata karena sangat berbeda dengan keberadaan kita yang dahulu sebagai manusia lama.

Oleh pengayoman sang bapa rohani segala dasar keyakinan kita yang lama akan dibongkar dan diganti total oleh prinsip kebenaran firman yang hakiki. Dan sikap hati kita yang salah akan diluruskan oleh pekerjaan Roh dan Firman yang diimpartasikan olehnya. Juga gaya hidup kita yang tidak akurat akan dikoreksi dan dibenahi. Itu semua wujud konkrit dari perpindahan kita dari gelap kepada terang, dan dari manusia lama (turunan Adam) menjadi ciptaan baru (turunan Kristus)

Oleh karenanya saya semakin menyadari sekarang, betapa pentingnya peranan sang bapa rohani/pemimpin rohani yang membawa pola kerja Roh Kudus, dan juga saya berdoa meminta kepada RohNya hati yang haus dan lapar akan kebenaran serta hati yang mau dibentuk dan dan mau berubah. Karena kesadaran dan tekad yang bulat untuk mau dibentuk dan berubah menjadi teramat penting untuk Roh Kudus dapat menuntun kita dari kebenaran kepada kebenaran!!

Sebab jika terhadap seseorang yang kelihatan saja (bapa rohani) tidak mau dibentuk dan diajar, apalagi dengan pribadi yang tidak kelihatan kasat mata, yaitu Roh Kudus. Karena bagaimanapun juga Tuhan tetap ingin bekerja lewat orang! Dan melalui sang bapa rohani itulah terlahir generasi yang merepresentasikan diri sebagai ciptaan baru, dimana bukan mereka lagi yang hidup (yang lama sudah mati) melainkan Kristus yang hidup dalam mereka!! (Yes 61)

Generasi inilah yang melihat KerajaanNya, memasukinya, dan menjadi yang empunya Kerajaan Surga. Sehingga kemanapun turunan ilahi ini melangkah, Kerajaan Surga dapat dihadirkan oleh mereka!! #AkuCintaTuhan

Ps. Steven Agustinus