Top

30 Maret 2021

Setiap kali firman Tuhan datang dalam hidup kita atau kehendak Tuhan dinyatakan oleh Roh Kudus-Nya, selalu akan ada anugerah spesial yang Tuhan berikan kepada kita.

 

Ada musim baru yang Tuhan hadirkan dalam kehidupan kita.

1. Responi datangnya musim yang baru tersebut secara akurat.

 

Roh Kudus akan mulai bekerja dan memberikan dorongan-dorongan tertentu dalam manusia roh kita. Yang mana jika kita ikuti akan mengkondisikan kehidupan kita jadi makin efektif dan efisien bagi Tuhan. Dia sedang menata ulang hidup kita jadi makin akurat dan kuat agar kemudian dimunculkan Tuhan sebagai ‘pola ilahi’ – menjadi tanda dan alamat.

 

Jangan terus meresponi datangnya firman dengan ‘sekadar sebagai suatu perintah’. Terimalah berfungsinya kuasa anugerah yang berada di balik firman yang datang tersebut.

 

a. Roh Kudus memberikan kerinduan untuk kita hidup dalam standar Tuhan.

 

b. Roh Kudus memberikan dorongan di dalam manusia roh kita untuk melakukan sesuatu.

 

c. Roh Kudus memberikan kekuatan atau kemampuan untuk menanggulangi setiap hambatan yang bisa muncul, sekaligus merealisasikan dorongan Roh tersebut.

2. Shake your past experiences.

 

Saat Tuhan menghadirkan suatu ‘musim yang baru’ bagi kita, Roh Kudus akan bekerja dan membawa kita mengalami berbagai jenis pekerjaan Roh yang berbeda sehingga kondisi hidup kita mengalami terobosan-terobosan baru.

 

Di masa lalu, mungkin ada banyak pengalaman yang ‘menggoncangkan iman’ yang kita alami. Tuhan mengekspos kualitas fondasi yang selama ini kita miliki. Ada beberapa pengalaman rohani yang kurang enak yang membuat kita ‘tidak nyaman’ untuk diceritakan ulang dan lain sebagainya.

 

Tapi itu semua Tuhan ijinkan terjadi dalam hidup kita agar level ketergantungan kita terhadap Tuhan dapat terus bertumbuh. Dengan datangnya musim yang baru dalam hidup kita, singkirkan semua ‘belenggu-belenggu’ yang selama ini menahan laju pertumbuhan kita. Dan kejar ketertinggalan rohani yang selama ini kita miliki sehingga secara rohani, kita ada pada standar yang Tuhan tetapkan bagi kita di ‘musim ini’.

 

Kemungkinan, Tuhan akan mengijinkan kita untuk kembali bertemu dengan orang-orang yang pernah memusuhi, menyingkirkan ataupun memperlakukan kita secara tidak adil, namun dengan kondisi kita telah memiliki dimensi dan posisi rohani yang berbeda.

 

Seperti Tuhan ijinkan Abraham kembali bertemu dengan Abimelekh setelah sebelumnya Abimelekh sendiri yang ‘mengusir’ Abraham dari teritorial yang ia miliki (Kejadian 21:22-23). Tapi kali ini, justru Abimelekh yang memohon kepada Abraham untuk melakukan perjanjian damai.

 

Dengan anugerah Tuhan, singkirkan semua bayang-bayang kegagalan, kekecewaan maupun luka yang bersumber dari masa lalu, dan segeralah ‘meluncur’ ke masa depan yang sudah Tuhan tetapkan bagimu.

3. Tuhan memeteraikan bekerjanya sistem sorgawi dalam kehidupan kita.

 

Di setiap tantangan dan masalah hidup, selalu ada dua cara untuk menyelesaikannya: cara Tuhan dan cara manusiawi. Tanpa disadari, kita sering mempergunakan cara-cara manusiawi dalam usaha kita menyelesaikan berbagai masalah yang muncul dalam kehidupan maupun pelayanan kita. Inilah yang sering membuat kita terbentur dan terbelenggu oleh sistem dunia – membuat kita selalu berada pada posisi yang lemah dan tertinggal dari orang-orang lain.

 

Tidak ada cara lain, jika kita memang ingin bangkit sebagai jawaban bagi generasi ini, maka kita pun harus memastikan berfungsinya sistem surgawi dalam hidup kita.

 

Teruslah berjalan dalam tuntunan Roh-Nya, sebab hari-hari ini Ia sedang terus ‘membuka mata kita’ untuk melihat keberadaan dari sistem surgawi, dan melatih kita untuk memfungsikannya dalam kehidupan sehari-hari.

 

Mereka yang telah menerima pelatihan dari Roh Kudus untuk memfungsikan bekerjanya sistem Kerajaan Surga, akan memiliki kehidupan yamg makin efektif, efisien dan berdampak kuat. #AkuCintaTuhan

 

Ps. Steven Agustinus