Top

30 November 2019

Message ini adalah kelanjutan dari message kemarin

 

2. Untuk menarik datang apa yang sudah Bapa sediakan dalam alam roh ke dalam alam lahiriah ini, kita harus mempergunakan mulut kita untuk memperkatakan atau mendeklarasikan apa yang Roh singkapkan hingga hati kita jadi berkobar-kobar.

 

Pada saat Roh Kudus menyingkapkan apa yang Bapa sediakan, kita harus secara aktif mendisiplin area imajinasi kita untuk mulai mengimajinasikannya. Hal ini perlu kita lakukan dengan tujuan menghancurkan semua benteng-benteng atau kubu keangkuhan manusia yang sudah terlanjur terbangun dalam pikiran kita (2 Korintus 10:4-5) – dari adanya benteng dan kubu keangkuhan manusia di dalam pikiran kita inilah yang menyebabkan kita sering ‘mendengar’ dalam pikiran kita adanya kata-kata yang melemahkan atau membuat kita menjauh dari penggenapan janji Tuhan!

 

Sambil mengimajinasikan pernyataan tentang penyediaan Bapa yang sudah Roh sampaikan, mulailah berdoa dalam bahasa roh. Tujuan dari berkata-kata dalam bahasa roh adalah untuk mulai membangun keberadaan manusia roh kita (1 Korintus 14:4) sehingga menjadi ideal untuk menerima apa yang sudah Bapa sediakan dalam alam roh.

 

Ingat kembali, apa pun yang akan Bapa berikan kepada kita, Dia beri dalam bentuk dimensi rohani dan Ia memberikannya melalui Roh Kudus ke dalam manusia roh kita! Jadi melalui berdoa dalam bahasa roh, kita sedang mempersiapkan keberadaan manusia roh kita untuk siap menerima ‘paket penyediaan’ yang dari Tuhan!

 

Bayangkan gambaran berikut: Jika saya ingin mentransfer sejumlah uang kepada Anda, maka Anda juga harus memastikan bahwa rekening yang Anda miliki masih aktif. Jika rekening Anda tidak aktif, maka transfer uang yang saya lakukan otomatis akan kembali kepada saya.

 

Hingga saat ini, ada banyak ‘transfer berkat’ yang Tuhan lakukan hanya kembali kepada-Nya karena manusia roh kita (rekening) tidak aktif. Jadi belajarlah untuk terus mengaktivasi manusia rohmu dengan berkata-kata dalam bahasa roh.

 

Sementara kita mengimajinasikan pernyataan Tuhan sambil berkata-kata dalam bahasa roh, akan ada impresi tertentu berkaitan dengan pernyataan Roh tersebut yang akan mulai muncul dalam pikiran kita. Deklarasikan hal tersebut, pergunakan kata-kata yang membangun iman, menambah keyakinan kita akan penggenapan dari pernyataan Tuhan tersebut. Lakukan hal tersebut dengan tekun, dengan penuh semangat sampai hati atau batin kita jadi berkobar-kobar!

 

Ketika manusia roh kita sudah mulai berkobar-kobar, teruslah menjagai kondisi batin tersebut. Lakukan segala cara (terus berfokus mengimajinasikan, terus berkata-kata dalam bahasa roh ataupun melakukan deklarasi atau bernubuat) untuk menjagai hati kita terus berkobar-kobar dan area imajinasi pikiran kita terus tertuju pada penggenapan janji Tuhan.

 

Sementara kita terus melakukan apa yang menjadi bagian kita, dalam kedaulatan-Nya, Tuhan melakukan bagian-Nya. Dia men-setting untuk terjadinya berbagai peristiwa, situasi bahkan Dia menggerakkan orang-orang untuk mengkondisikan tergenapinya pernyataan Roh yang sudah Ia berikan.

 

Untuk memunculkan Yusuf dari penjara mesir, Dia membuat Firaun bermimpi dan Dia juga membuat tidak ada satu pun ahli nujum Mesir yang bisa menterjemahkan mimpinya tersebut. Hal itu khusus didesain oleh Tuhan hanya untuk memunculkan Yusuf!

 

Demikian pula, untuk memunculkan Daud, Tuhan sengaja membuat Goliat jadi terlihat sangat perkasa dan tak tertandingi, hingga seluruh tentara Israel – termasuk raja Saul, jadi menciut nyalinya.

 

Tuhan memiliki berjuta kreativitas hanya untuk memastikan apa yang sudah Ia nyatakan melalui Roh-Nya akan dapat tergenapi dalam hidup kita!

 

Roma 8:28 (TB)  Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.

 

#AkuCintaTuhan

 

Ps. Steven Agustinus