Top

30 Oktober 2018

Dibutuhkan ketekunan dari setiap orang percaya untuk menggali dan menemukan berbagai fakta rohani dari firmanNya untuk kemudian di internalisasikan sehingga terbangun menjadi Logika Ilahi. Tujuan utama membangun logika Ilahi adalah untuk mulai memiliki keyakinan yang kokoh akan jati diri kita yang baru didalam Kristus….
1. Bapa berkehendak untuk membawa kita alami ‘kelas akselerasi’ sehingga melalui firmanNya, Dia bisa terus mencetak hidup kita menjadi sosok pribadi seperti yang sudah Dia rancangkan.
Melalui Roh Kudus, akan ada banyak fakta rohani yang Bapa berikan kepada kita; pergunakanlah fakta-fakta rohani tersebut sebagai bahan untuk mempengaruhi/ meyakinkan sudut pandang/ penilaian yang kita miliki terhadap diri kita sendiri. Kehidupan iman dalam diri kita akan bertumbuh/ berkembang sejalan dengan seberapa kuat fakta rohani yang ada didalam firmanNya ‘berhasil meyakinkan’ diri kita… Tanpa kita sadari, selama ini kita terus di ‘brain wash’ oleh Iblis, oleh fakta lahiriah, oleh logika manusiawi; dipaksa untuk meyakini apa yang Iblis sampaikan dan celakanya, kita memang terpengaruh dan jadi hidup menjadi sosok individu yang berseberangan dengan rancangan Tuhan… Sekaranglah saatnya kita berpartner dengan Roh Kudus untuk dengan tekun melakukan ‘brain wash’ juga; memastikan firmanNya terus mempengaruhi dan mencetak ulang jati diri kita jadi makin serupa dengan Kristus…
Saat kita menerima fakta rohani dari firmanNya (apapun itu) dan meminta untuk Roh Kudus menolong kita agar dapat melihatnya sebagai jati diri kita yang baru didalam Kristus, maka sesungguhnya kita sedang membangun kehidupan iman dalam diri kita.

2. Membangun kehidupan Iman dimulai dari kita menerima firmanNya (ada fakta-fakta rohani yang kita temukan) – biasanya setiap fakta rohani tersebut selalu bertolak belakang dengan fakta lahiriah yang sedang ada didepan mata kita – dan saat kita bertekun terus meyakinkan diri kita untuk lebih mempercayai fakta rohani yang ada dan melangkah berdasarkan fakta rohani tersebut, saat itulah perjalanan iman kita baru dimulai.
Dengan kita terus meyakinkan diri kita untuk ‘menerima & percaya’ akan jati diri kita yang baru didalam Kristus, akan ada suatu ‘hari baru’ yang kita masuki! Ketika Abram ‘berubah’ menjadi Abraham, ketika Yakub ‘berubah’ menjadi Israel, ketika Saulus ‘berubah’ menjadi Paulus, ‘hari yang baru’ datang dalam hidup mereka! Demikian pula kita, dengan kita mengalami perubahan hidup karena menerima jati diri yang baru didalam Kristus, Bapa membawa kita menjalani ‘hari yang baru’:
(1) di ‘hari yang baru’ tersebut, kita menerima POSISI ROHANI YANG BERBEDA,
(2) di ‘hari yang baru’ tersebut kita jadi membawa OTORITAS/ KUASA YANG BERBEDA,
(3) di ‘hari yang baru’ itu kita jadi menerima TANGGUNG JAWAB/ MANDAT YANG BERBEDA,
(4) di ‘hari yang baru’ kita akan menerima bekerjanya KUASA ANUGERAH YANG BARU…
Pendek kata, perjalanan iman kita yang sesungguhnya dimulai disaat kita menerima penyingkapan pewahyuan tentang jati diri kita yang baru didalam Kristus. Roh akan membawa kita menerima banyak fakta-fakta rohani yang berasal dari firmanNya maupun keberadaan Tuhan sendiri; saat kita melihat Dia sebagaimana Dia adanya, kita akan diubahkan jadi makin serupa dengan DiriNya (1 Yoh 3:2) #AkuCintaTuhan
Ps. Steven Agustinus