Top

31 Maret 2021

Suatu hari, saat saya sedang mendeklarasikan agenda Tuhan yang secara spesifik akan Ia wujudkan atas umat-Nya, Roh Kudus memberikan suatu penglihatan berupa ‘munculnya suatu awan kecil’ yang menyertai atau mengikuti kehidupan seseorang yang memberi diri untuk melangkah dalam agenda surgawi tersebut. Sesekali, dari ‘awan tersebut’, turun ‘hujan’ atas kepala orang yang bersangkutan. Hal itu membuat ‘suasana rohani’ orang tersebut jadi makin bersih dan kondusif untuk ‘memunculkan buah’.

 

1. Setiap kali pernyataan Roh atau firman Tuhan datang dalam hidup seseorang, sesungguhnya Bapa sedang melepaskan suatu anugerah baru atas hidupannya.

 

Jika kita tahu bagaimana cara berinteraksi dengan Roh Kudus dan cara untuk ‘meng-install’ kuasa anugerah tersebut dalam kehidupan sehari-hari, maka otomatis segala sesuatu dalam kehidupan kita pun akan jadi ikut terpengaruh dan berubah.

 

2. Mintalah untuk Roh Kudus menanamkan pemahaman yang akurat atas pernyataan Roh dan firman yang kita terima.

 

Pemahaman akurat atas firman yang kita terima akan memberikan pengaruh kuat atas hidup kita sehingga secara otomatis pikiran kita pun jadi dipenuhi oleh kesadaran akan realita hadirat-Nya. Dari terbangunnya kesadaran akan realita Tuhan dalam hidup kita, datang pula suatu atmosfir atau musim rohani yang baru atas kehidupan kita.

 

3. Datangnya musim rohani yang baru dalam hidup seseorang akan menghadirkan suatu pekerjaan Roh yang berbeda dalam diri orang tersebut.

 

Roh akan terus melakukan penyelarasan dan perbesaran kapasitas dalam kehidupan orang yang bersangkutan. Itu sebabnya, saat Roh bekerja dengan cara yang ‘berbeda’ dalam hidup kita, dibutuhkan suatu respon yang berbeda pula.

 

Misalnya selama ini setiap kali kita mendengar firman, serasa selalu ada tuntutan dan perintah yang kita terima (biasanya kita melakukan perintah tersebut dengan ‘berat hati’), tapi kali ini datangnya suara Tuhan memunculkan suatu dorongan dan kerinduan untuk hidup dalam standar Tuhan.

 

Munculnya kerinduan dan dorongan untuk melakukan sesuatu (hidup dalam standar Tuhan) harus diresponi dengan respon ketaatan. Segera ikuti dorongan di dalam batin tersebut.

 

4. Respon kita dalam mengikuti dorongan yang muncul dari dalam batin kita, akan mengkondisikan kita untuk memasuki posisi rohani yang baru di dalam Tuhan.

 

Saat kita menerima suatu posisi rohani yang baru dari Tuhan, maka apa pun yang selama ini menjadi suatu kendala, tantangan atau penghambat, secara otomatis tidak lagi kita rasakan sebagi suatu kendala. Kita telah dibawa Tuhan memasuki suatu level posisi rohani yang lebih tinggi dari yang sebelumnya. Sehingga apa pun yang selama ini ‘ada di atas kepala kita’, sekarang sudah ada ‘di bawah kaki kita’.

 

5. Dengan kita hidup dalam posisi rohani yang berbeda, kita pun akan mulai menikmati bekerjanya otoritas rohani yang berbeda, yang lebih tinggi dalam kehidupan serta pelayanan kita.

 

Dengan kita menerima otoritas yang baru dari Tuhan, secara otomatis apa yang kita lakukan (sesederhana apa pun itu) akan mulai menghasilkan dampak yang kuat. Doa, penyembahan dan deklarasi kita, mulai memunculkan dampak yang berbeda atas orang-orang lain yang berinteraksi dengan kita.

 

Otoritas yang baru mengkondisikan kita untuk dapat berfungsi dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam pelayanan secara lebih efektif, efisien dan menghasilkan dampak yang lebih kuat.

 

Saat ini, dengan datangnya firman yang baru dari Tuhan, maka ikutilah proses rohani yang Roh Kudus lakukan dalam manusia roh kita. Dan sebagai hasilnya, nikmatilah posisi rohani dan otoritas ilahi yang baru dalam hidupmu.

 

6. Otoritas baru akan selalu mendahului datangnya mandat baru.

 

Bersiaplah, karena saat Tuhan akan mengutus kita untuk melakukan ‘sesuatu yang baru’, pertama-tama Ia akan mempersiapkan kita terlebih dahulu.¬†Dimulai dengan Ia memberikan ‘firman yang baru’ dan memberikan pengertian-pengertian baru, maka tuntunan Roh yang jadi semakin nyata. Khususnya tentang bagaimana mengaktivasi kuasa anugerah dalam hidup kita, datangnya musim atau atmosfir rohani baru yang menguasai pikiran dan hati kita, serta makin meningkatnya intensitas pekerjaan Roh dalam kehidupan sehari-hari kita.¬†Semua itu adalah tanda-tanda yang menunjukkan bahwa Tuhan sedang mempersiapkan kita untuk sebentar lagi dapat menerima mandat baru dari pada-Nya sendiri.

 

Bapa, aku berdoa untuk semua anak rohaniku. Biarlah saat Engkau mempersiapkan mereka untuk menerima mandat baru daripada-Mu, mereka juga terus memanifestasikan kualitas roh yang lembut, mudah dibentuk, mudah diajar dan mau berubah. Sehingga tidak ada lagi pergumulan dalam hidup mereka untuk mengikuti Engkau sepenuhnya.

 

Biar pribadi Roh Kudus terus menjadi penuntun, penolong sekaligus pengajar dalam kehidupan mereka masing-masing. Di dalam nama Yesus, kami siap untuk menerima mandat baru bagi pelebaran kerajaan-Mu. #AkuCintaTuhan

 

Ps. Steven Agustinus