Top

31 Oktober 2018

Disaat kita menggali firman tentang keberadaan Tuhan sebagai Bapa yang kekal, Allah yang berdaulat & Setia, fakta-fakta rohani yang kita temukan tersebut akan mengokohkan perjalanan rohani kita dalam memasuki ‘kelas akselerasi’ yang dari Tuhan.
Yang saya maksud sebagai ‘kelas akselerasi’ adalah Suatu pekerjaan Roh Kudus dalam hidup orang-orang percaya yang membawa orang percaya tersebut mengalami berbagai pewahyuan firman/ pekerjaan Roh yang mencetak ulang jati diri mereka secara sedemikian rupa sehingga jadi makin serupa dengan Kristus; yang memungkinkan/ memposisikan diri mereka jadi dilayakkan untuk memasuki dimensi kerajaanNya dan merepresentasikan kemuliaan Kerajaan dalam kehidupan sehari-hari mereka. Pahami bahwa yang saya maksud merepresentasikan kemuliaan Kerajaan bukan melalui apa yang kita pakai atau apa yang kita miliki (hal-hal eksternal) tapi melalui siapa diri kita didalam DIA (hal internal, kualitas manusia batiniah kita, kesalehan hidup yang terbangun dari firmanNya)

1. Pewahyuan tentang Bapa yang kekal akan membuat kita menjadi pribadi yang utuh, hidup dalam keakuratan & selalu berkerinduan untuk memiliki kehidupan sehari-hari yang menyukakan hatiNya.

Mempelajari Mat 6:5-15 & 6:25-34, kita akan menemukan ada banyak fakta rohani tentang keberadaan Bapa dalam kaitannya dengan keberadaan kita yang Dia perlakukan sebagai anakNya…
a. Setiapkali kita berdoa, posisikan diri kita sebagai anak; Tuhan pencipta langit dan bumi itu sudah memposisikan DiriNya sebagai Bapa bagi kita. Sebagai seorang anak – bagaimanapun rupa/ keberadaan kita, mungkin baru berlumur lumpur/ kotoran (dosa) kita tetap ‘berhak’ untuk menghampiri Dia. Bedakan dengan keberadaanNya sebagai Raja segala raja. Saat kita menghampiri Dia, harus ada protokoler kerajaan yang kita ikuti dengan ketat. Dia memang Raja segala raja; tapi ada waktu-waktu dimana Dia memposisikan DiriNya sebagai Bapa bagi kita. Basis hubungan yang harus kita miliki dalam hidup sehari-hari dengan Dia adalah dalam keberadaanNya sebagai seorang Bapa; barulah ketika kita berbicara tentang pelayanan, kita mempergunakan basis hubungan dalam keberadaanNya sebagai Raja segala raja…
b. Bapa sorgawi adalah Pribadi yang melihat & mengamati segala sesuatu – khususnya niat dan motivasi hati kita. Jadi pastikanlah kita terus membenahi sikap hati yang kita miliki dengan mempergunakan firmanNya! Pastikan kita menjadi pribadi yang makin tulus – dalam berkata-kata maupun bertindak. Ketulusan yang kita miliki mengkondisikan hidup kita jadi makin memperkenan hatiNya.
c. Bapa di sorga adalah Pribadi yang penuh perhatian & antisipatif. Dia mengetahui kapanmana kita membutuhkan sesuatu dan sesungguhnya, jauh sebelum kebutuhan tersebut muncul, Dia sudah menyediakan pemenuhan atas kebutuhan-kebutuhan tersebut. Inilah yang menjadi dasar mengapa kita harus mengkondisikan diri untuk selalu bersyukur & bersuka dalam hidup ini. Untuk apa kuatir? Apa yang kita kuatirkan? Semua kebutuhan kita sudah Dia cukupi kok. Akan selalu ada ‘makanan yang secukupnya’ bagi kita – kecuali kita jadi serakah/ tamak sehingga selalu merasa butuh lebih banyak dan makin lebih banyak lagi…
d. Pastikan saja kita selalu memposisikan diri untuk menjadi seorang anak yang memperkenan sang Bapa; dengan mengenali keberadaan Bapa, normalnya, kita akan alami adanya dorongan dari dalam batin kita untuk menyukakan DiriNya:
(1) kita menjadi pribadi yang merepresentasikan keberadaan sang Bapa yang juga adalah Raja segala raja secara akurat
(2) kita terus berfokus pada hal-hal yang Ilahi & esensial – memastikan diri kita terus menjalani kehidupan sehari-hari kita dalam keIlahianNya, bukan lagi secara manusiawi apalagi keduniawian – Mat 6:25
(3) kita menjalani hidup dengan terus membawa hasil pembentukan firman & RohNya; bukan hasil cetakan roh-roh dunia – Mat 6:26-27
(4) kita menjadi pribadi yang terus mengikatkan diri pada hukum Roh & kehidupan – Mat 6:28-30, Ul 28:1
(5) kita menjadi pribadi yang terus memprioritaskan Kerajaan & penggenapan rencanaNya melalui kehidupan sehari-hari kita…#AkuCintaTuhan
Ps. Steven Agustinus

Message ini masih akan berlanjut lagi besok…