Top

4 Februari 2020

Pagi ini Roh Kudus kembali menegaskan untuk menjaga hati; jangan biarkan ada kekecewaan, kekesalan ataupun kegusaran. Pokoknya jangan biarkan ada ganjalan sedikitpun. Tanggulangi dengan segera. Ampuni dan lupakan. Buat hati kembali bergelora, aliran hidup terpancar dengan deras. Jangan hanyut memikirkan kesalahan dan keburukan orang lain. Lupakan! Ganti dengan perenungan firman. Perkatakan firman sampai emosi kita kembali positif. Pokoknya lakukan segala cara!

 

Saya rasakan Roh Kudus sangat menaruh perhatian pada hal tersebut. Sebab Dia sedang mencurahkan roh doa, dan membangkitkan kita dalam kuasa doa. Tidak boleh ada pencemaran hati sedikitpun karena aspek kekecewaan.

 

Matius 5:23-24 (TB) Sebab itu, jika engkau mempersembahkan persembahanmu di atas mezbah dan engkau teringat akan sesuatu yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau, tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahanmu itu.

 

Matius 18:15-20 (TB) “Apabila saudaramu berbuat dosa, tegorlah dia di bawah empat mata. Jika ia mendengarkan nasihatmu engkau telah mendapatnya kembali. Jika ia tidak mendengarkan engkau, bawalah seorang atau dua orang lagi, supaya atas keterangan dua atau tiga orang saksi, perkara itu tidak disangsikan. Jika ia tidak mau mendengarkan mereka, sampaikanlah soalnya kepada jemaat. Dan jika ia tidak mau juga mendengarkan jemaat, pandanglah dia sebagai seorang yang tidak mengenal Allah atau seorang pemungut cukai. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya apa yang kamu ikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kamu lepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga. Dan lagi Aku berkata kepadamu: Jika dua orang dari padamu di dunia ini sepakat meminta apa pun juga, permintaan mereka itu akan dikabulkan oleh Bapa-Ku yang di sorga. Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka.”

 

Yakobus 5:16-18 (TB) Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya. Elia adalah manusia biasa sama seperti kita, dan ia telah bersungguh-sungguh berdoa, supaya hujan jangan turun, dan hujan pun tidak turun di bumi selama tiga tahun dan enam bulan. Lalu ia berdoa pula dan langit menurunkan hujan dan bumi pun mengeluarkan buahnya.

 

Amsal 4:23 (TB) Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.

 

Jika kita ingin kembali mengalami realita kuasa doa, maka tidak ada jalan lain, kita harus menjaga hati kita dengan segala kewaspadaan. Dari hati yang bersih akan terpancar doa yang memancarkan kehidupan sehingga menelan maut dalam kemenangan!

 

Saya merasa roh doa itu tercurah dengan sangat kuat dari ruang takhta. Ia mau kita menangkapnya dengan hati yang bersih dan memanifestasikannya dalam hidup sehari – hari. Doa yang kita lepaskan akan membuat kedaulatan kuasa-Nya menjadi nyata. #AkuCintaTuhan

 

Ps. Steven Agustinus