Top

25 April 2020

Roh Kudus terus mendengungkan kata ‘FOKUS’ dalam batin saya. Kata tersebut saya bawa dalam doa pagi ini. Ada banyak firman yang bermunculan dari awal saya berdoa. Tapi ada satu ‘gambaran’ yang Roh Kudus tunjukkan, dan saya rasa, gambaran itulah yang paling tepat dalam mengartikan kata ‘FOKUS’ yang dimaksud oleh-Nya.

 

Gambarannya seperti ini: Ada pribadi yang mengendarai mobil sedang menuju ke suatu tempat. Dalam perjalanan, datang kabut menutupi jalan dan mobil. Pribadi itu tidak berfokus melihat kabut, ia terus berusaha memperhatikan jalan. Lalu ia menyalakan lampu kabut yang kualitasnya sangat baik, sehingga cahaya itu sanggup menembus kabut yang ada dan membuat jarak pandang kembali terbuka untuk melihat jalan.

 

Setelah melewati kabut, selang beberapa menit datang berbagai asap berwarna hitam dari kendaraan lain yang menutupi jalan. Lalu pribadi itu hanya memastikan kaca kendaraan tertutup dengan rapat agar asap tidak masuk ke dalam mobil, dan menginjak gas untuk menambah laju kendaraan agar dapat melewati asap itu dan kendaraan lain. Pengendara itu terus melaju dan berfokus pada jalan dan tujuan yang ingin ia capai.

 

Dari gambaran di atas Roh Kudus menjelaskan: Kabut dan asap itu adalah gambaran dari berbagai peristiwa yang sedang terjadi di sekeliling kita. Itu bukan isu utama yang harus diperbincangkan apalagi dipikirkan dan tidak perlu berupaya disingkirkan. Kita harus terus berfokus memperhatikan apa yang Tuhan firmankan (perhatikan jalan – jalan Tuhan) lalu meningkatkan intensitas perenungan firman dan deklarasi firman sampai roh kita berkobar – kobar lebih besar dari hari ke hari.

 

Bahkan Roh berkata dengan tegas: Jangan ijinkan kabut dan asap itu masuk ke dalam pikiran! Renungkan hanya suara Tuhan dan perkatakan hanya suara Tuhan. Jangan ‘sibuk berusaha menyingkirkan’ asap dan kabut. Tangkap saja firman, masuk dalam Roh, raih firman-Nya, gosokkan pada manusia batiniah (renungkan dan deklarasi sampai roh bergelora). Sibukkan dirimu dengan hal tersebut, bukan yang lain!

 

Saya rasa perenungan ini merupakan peringatan dan teguran serta batasan yang Roh Kudus tegaskan agar kita tidak ‘turun dari mobil dan sibuk menyingkirkan asap dan kabut’. Adalah kehendak Roh Kudus untuk kita terus memperhatikan jalan – jalan Tuhan dan terus melaju menuju tempat yang Tuhan kehendaki. Ia sedang membentuk kita oleh pekerjaan Roh dan Firman untuk menjadi wakil-Nya atau merepresentasikan kepenuhan Kristus di atas bumi ini.

 

Fokus pada hal tersebut! Dengan demikian posisi rohani kita akan terus bertumbuh dan siap untuk memerintah atas setiap nama yang dapat disebut hanya dengan berkata – berkata. Kuasa kedaulatan Tuhan dan otoritas Kerajaan Allah akan nyata lewat diri kita! Fokus, maka kita akan mencapai tujuan yang Tuhan tetapkan! #AkuCintaTuhan

 

Ps. Steven Agustinus