6 Agustus 2021

Pagi ini Roh Kudus kembali mengarahkan perhatian saya kepada pernyataan Yesus kepada rasul Yohanes saat ada di pulau Patmos: Aku adalah Yang Awal, Yang Akhir dan Yang Hidup (Wahyu 1:17-18). Lalu Roh Kudus seperti menegaskan bahwa alasan pewahyuan ini harus dibangun menjadi dasar keyakinan dalam hidup orang-orang percaya adalah karena memang inilah penyingkapan tentang keberadaan Yesus yang akan mengawal dan memampukan kita menghadapi berbagai peristiwa akhir zaman yang bakal menggentarkan bagi semua orang dalam dunia ini! Tanpa kita membangunnya menjadi dasar keyakinan dalam hidup kita, sudah dapat dipastikan kita pun akan mengalami kegoncangan bahkan kehancuran sama seperti orang-orang lain yang selama ini hidup dalam kefasikannya!

Salah satu aspek fondasional yang paling Tuhan tegaskan adalah: Sebelum gereja menaklukkan Maut, pertama-tama gereja harus menaklukkan ketergantungan yang mereka miliki terhadap Mamon!

1. Di dalam dunia yang sudah di-setting oleh si Jahat ini, uang merupakan segala-galanya, selama kita masih membawa pola dunia ini dalam kehidupan kita, otomatis kita pun akan terus bergumul dengan aspek keuangan!

Kita akan jadi mudah menjadi kuatir jika tidak memiliki cukup uang. Kita selalu merasa membutuhkan sejumlah uang sebelum bisa melangkah lebih jauh dalam kehidupan kita. Itulah manifestasi dari tipu daya kekayaan yang akan selalu menekan dan menghambat benih firman untuk dapat bertumbuh dan menghasilkan buah kerajaan melalui kehidupan sehari-hari kita (Matius 13:22).

Orang-orang percaya yang masih terus membawa pola dunia ini dalam hidupnya, otomatis akan terus hidup dalam belenggu Mamon dan hidupnya tidak akan pernah muncul untuk dapat dipakai Tuhan mengubahkan dunia ini (Matius 6:24)!

Pahami prinsip ini: Segala aspek dalam dunia ini yang membutuhkan terobosan dan perubahan selalu memiliki keterkaitan dengan uang. Tanpa kita mengalami kemerdekaan dari ketergantungan terhadap uang, kita tidak akan pernah bisa mengubahkan dunia ini. Bunuh dulu ‘Iblis di dalam kita’, barulah kita akan dapat membunuh ‘Iblis yang ada di luar sana’.

2. Bapa surgawi sudah menyediakan ‘porsi berkat’ bagi setiap anak-anak-Nya.

Alkitab menegaskan:

a) Sebelum kita menyadari akan adanya kebutuhan, sesungguhnya Bapa Surgawi sudah menyediakan kebutuhan kita tersebut – Matius 6:8.

b) Selama kita berfokus pada agenda Tuhan atas hidup kita, Bapa akan memberikan semua yang kita butuhkan tersebut sebagai suatu bonus bagi kita (Matius 6:33)! Semua yang menjadi kebutuhan kita ‘di hari ini’ sesungguhnya sudah Bapa sediakan, kita hanya perlu mengikuti tuntunan Roh Kudus untuk dapat mengambil dan menikmati porsi kita tersebut (1 Raja-raja 17:2-6) !

Tidak ada lagi jerih lelah ataupun upaya peras keringat untuk hanya dapat menikmati ‘makanan kami yang secukupnya’ (Matius 6:25-34). Bahkan di tengah merebaknya pandemi seperti sekarang yang mana berimbas pada kehidupan ekonomi bagi orang banyak, Tuhan menghendaki untuk kita terus belajar hidup dalam keterhubungan dengan Dia dan selalu dengar-dengaran dengan tuntunan Roh-Nya. Langkah ketaatan mutlak kita terhadap tuntunan Roh Kudus merupakan suatu taburan yang membuat kita menuai manifestasi bekerjanya kedaulatan Tuhan yang membuat hidup kita dibedakan dan diistimewakan (Kejadian 26:1-5, 12-14)!

Ishak di masa kelaparan sama sekali tidak menaburkan benih, karena memang lahan-lahan yang biasa ditanami ‘sedang tidak menghasilkan’, dia juga tidak ‘menabur’ (dalam arti memberi uang)! Yang Ishak taburkan adalah hidupnya, dalam wujud menaati arahan yang Tuhan berikan. Dari ketaatannya itulah Ishak menuai manifestasi bekerjanya kedaulatan kuasa Tuhan! Ingat selalu, yang membuat Ishak makin bertambah kaya di tengah masa kelaparan adalah karena Tuhan yang memberkati hidupnya (Amsal 10:22)!

Selama kita terus dengar-dengaran, menaati arahan Roh-Nya, maka kita pun akan selalu menikmati berkat dan pemeliharaan Bapa! #AkuCintaTuhan

Ps. Steven Agustinus

____

Dapatkan renungan harian Ps. Steven Agustinus (text, quote & audio) setiap harinya melalui Whatsapp Anda, dengan cara mendaftarkan diri:
Nama_Kota_No Whatsapp
Kirim ke nomor 0888-6132-106