Top

6 Januari 2020

Masih ada banyak umat Tuhan yang sedang dipahitkan hidupnya oleh sistem dunia. Tanpa sadar keberadaan mereka sama seperti bangsa Israel di tanah Mesir.

 

Keluaran 1:13-14 (TB) Lalu dengan kejam orang Mesir memaksa orang Israel bekerja, dan MEMAHITKAN HIDUP mereka dengan pekerjaan yang berat, yaitu mengerjakan tanah liat dan batu bata, dan berbagai-bagai pekerjaan di padang, ya segala pekerjaan yang dengan kejam dipaksakan orang Mesir kepada mereka itu.

 

Ternyata dari sejak dahulu ada banyak orang yang mengerjakan sesuatu yang sebenarnya mereka tidak sukai. Tapi tidak ada pilihan lain. Mereka harus melakukannya demi mempertahankan kehidupan. Jika tidak, mereka tidak dapat uang, dan tidak bisa makan. Jadi sistem dunia ini akan “memeras” hidup mereka. Diberikan pekerjaan yang membuat mereka tidak bisa lagi beristirahat. Pulang rumah sudah larut malam, bahkan sudah pagi hari. Dan beberapa jam lagi sudah harus berangkat kembali bekerja.

 

Kondisi di atas tetap menyebabkan efek positif dan juga efek negatif. Efek positifnya keahlian mereka bertambah. Efek negatifnya kesehatan mereka digerogoti oleh “maut”. Efek positif – negatif tersebut menandakan bahwa sistem itu berasal dari buah pengetahuan baik dan jahat.

 

Tuhan tidak menghendaki umat-Nya hidup dari sistem buah pengetahuan baik dan jahat. Dan Tuhan MAU membebaskan kita sebagaimana Ia membebaskan Israel dari tangan firaun. Apa yang membuat Israel dibebaskan oleh Tuhan? Karena mereka BERSERU-SERU kepada-Nya!

 

Keluaran 2:23-25 (TB) Lama sesudah itu matilah raja Mesir. Tetapi orang Israel masih mengeluh karena perbudakan, dan mereka berseru-seru, sehingga teriak mereka minta tolong karena perbudakan itu sampai kepada Allah. Allah mendengar mereka mengerang, lalu Ia mengingat kepada perjanjian-Nya dengan Abraham, Ishak dan Yakub. Maka Allah melihat orang Israel itu, dan Allah memperhatikan mereka.

 

Selama kita masih menganggap “pekerjaan yang menggerogoti” hidup kita itu sebagai “hal yang wajar”, maka kita akan selamanya tetap di sana. Apalagi jika kita beranggapan bahwa “tidak bisa beribadah” karena pekerjaan yang banyak merupakan hal yang wajar, maka selamanya kita tetap di sana. Menjadi budak sistem dunia ini. Sekalipun kita menjadi ahli di sana, tetap saja kita budak! Tuhan tidak pernah menghendaki kita tetap di sana! Jadi kunci pembebasan itu ada pada kita. Jika kita BERSERU kepada-Nya, maka Dia pasti akan membebaskan kita!

 

Keluaran 3:13-14 (TB) Lalu Musa berkata kepada Allah: “Tetapi apabila aku mendapatkan orang Israel dan berkata kepada mereka: Allah nenek moyangmu telah mengutus aku kepadamu, dan mereka bertanya kepadaku: bagaimana tentang nama-Nya? — apakah yang harus kujawab kepada mereka?” Firman Allah kepada Musa: “AKU ADALAH AKU.” Lagi firman-Nya: “Beginilah kaukatakan kepada orang Israel itu: AKULAH AKU telah mengutus aku kepadamu.”

 

“Aku adalah Aku” atau ’eh•yeh ’ă•šer ’eh•yeh – memiliki arti bebas: Aku akan menjadi apa pun yang kau butuhkan di segala situasi atau peristiwa yang kau hadapi.

 

Jadi Tuhan akan menolong kita dengan berbagai macam cara. Entah dengan Dia memberi pekerjaan baru atau justru menjadikan kita ‘bos’ karena kemampuan kita ada di atas rata – rata, sehingga kita punya kewenangan bebas terhadap waktu. Bisa juga Ia memindahkan kita ke divisi lainnya.

 

Berbagai macam cara bisa Tuhan lakukan! Kuncinya adalah BERSERULAH kepada-Nya. Sebab Tuhan tidak pernah menjanjikan kita hidup sebagai BUDAK SISTEM DUNIA!! Ia menjanjikan kita menjadi BINTANG DI LANGIT!

 

Kejadian 15:5-6 (TB) Lalu TUHAN membawa Abram ke luar serta berfirman: “Coba lihat ke langit, hitunglah bintang-bintang, jika engkau dapat menghitungnya.” Maka firman-Nya kepadanya: “Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu.” Lalu percayalah Abram kepada TUHAN, maka TUHAN memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran.

 

Ketika kita BERSERU kepada-Nya, maka saat itu juga kita sedang terhubung kembali dengan PERJANJIAN KEKALNYA!! Dia pasti akan berfirman kepada kita. FIRMAN ITU ADALAH SOLUSI BAGI KITA. Bagian kita adalah memahami dengan benar (pastikan kecenderungan hati kita tertuju kepada kebenaran dan mencintai Dia – dengar baik – baik) lalu TAAT SAJA (dengan sukacita).

 

Ulangan 28:1 (TB) “Jika engkau baik-baik mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, dan melakukan dengan setia segala perintah-Nya yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, maka TUHAN, Allahmu, akan mengangkat engkau di atas segala bangsa di bumi.

 

Ulangan 28:13-14 (TB) TUHAN akan mengangkat engkau menjadi kepala dan bukan menjadi ekor, engkau akan tetap naik dan bukan turun, apabila engkau mendengarkan perintah TUHAN, Allahmu, yang kusampaikan pada hari ini kaulakukan dengan setia, dan apabila engkau tidak menyimpang ke kanan atau ke kiri dari segala perintah yang kuberikan kepadamu pada hari ini, dengan mengikuti allah lain dan beribadah kepadanya.”

 

Saya merasa, TUHAN SEDANG BERTINDAK!! Ia sedang membebaskan umat-Nya dari perbudakan sistem dunia. Sehingga kita dapat menjadi “suatu bangsa” yang mewarisi roh yang sama, tujuan yang sama, dan agenda yang sama untuk menghadirkan pemerintahan Kerajaan Surga di atas muka bumi ini. Kita tidak lagi bergerak sebagai individu – individu yang menjadi budak sistem dunia, melainkan secara corporate sebagai SATU INSTITUSI YANG MENGALAHKAN DUNIA!! #AkuCintaTuhan

 

Ps. Steven Agustinus