Top

7 April 2020

Memiliki kemampuan untuk mendengar suara Tuhan seharusnya menjadi suatu aspek kehidupan rohani yang normal atau wajar bagi setiap orang percaya. Sama seperti bayi yang baru dilahirkan, semua orang tentu mengharapkan sang bayi akan dapat berkomunikasi secara normal. Ketika sang bayi tidak bereaksi atau tidak bisa berkomunikasi secara normal, kita menyebut bayi tersebut cacat.

 

Demikian pula secara rohani, sudah sewajarnya untuk kaum Ciptaan Baru segera mengalami adanya ‘sense of spirituality‘ yang terbangun dalam pikiran atau hatinya dan dia pun mulai berinteraksi dengan Tuhan. Jika ada orang percaya yang mengaku dirinya sebagai Ciptaan Baru dan tetap tidak bisa bersekutu secara normal dengan Tuhan, artinya ada yang salah dalam hidupnya atau ada ‘cacat rohani’ yang ia miliki, dan itu membutuhkan mukjizat kuasa firman yang mengubahkan kehidupan!

 

Menurut saya, salah satu alasan yang membuat orang percaya merasa belum pernah menerima suara Tuhan adalah karena ia belum mengetahui ‘kebiasaan’ Tuhan dalam berkomunikasi dengan manusia.

 

Berikut adalah beberapa cara yang biasa Tuhan pakai untuk berkomunikasi dengan kita umat pilihan-Nya:

 

1. Suara hati nurani

 

Ya, Tuhan berbicara dengan menggunakan suara hati nurani kita. Itu bukanlah ‘sekedar’ suara hati kita sendiri. Karena Darah Yesus sudah menyucikan hati nurani kita dari berbagai perbuatan yang sia-sia, Dia bisa dengan leluasa memakai hati nurani kita untuk menyampaikan hal-hal yang benar ataupun menegur kala kita melakukan kesalahan atau ketidakakuratan dan menunjukkan jalan kebenaran (Ibrani 9:14, Roma 1:18-20).

 

2. Suatu impresi atau perasaan rohani

 

Orang biasa menyebutnya sebagai ‘perasaan damai sejahtera’. Jadi dari sekian banyak pertimbangan yang ada, orang mengambil keputusan yang harus diambil berdasarkan ‘rasa damai sejahtera yang mengawal batinnya’. Jika keputusan yang dia ambil memunculkan rasa tidak sejahtera, maka segera orang yang bersangkutan merevisi keputusannya tersebut.

 

3. Lewat ayat Alkitab yang tiba-tiba teringat

 

Dalam hal ini, dibutuhkan kerajinan untuk mau membaca dan menghafal ayat-ayat firman. Karena bagaimana Roh Kudus bisa ‘mengingatkan’ suatu ayat firman jika kita tidak pernah membaca ataupun menghafalkannya?

 

4. Ada suatu kata atau kalimat yang secara spesifik terus berbicara kuat dalam batin kita

 

Tuhan bisa memakai kata-kata yang pernah kita baca di suatu bacaan, atau melalui suatu percakapan yang kita lakukan dengan seseorang. Bisa juga melalui satu kata atau kalimat yang seseorang ucapkan, dan tiba-tiba perkataan tersebut seperti masuk ke dalam hati kita dan menarik perhatian kita. Sesungguhnya itulah suara Tuhan yang sedang datang dalam hidupmu.

 

5. Adanya suatu ‘penggalan peristiwa’ yang terus muncul dalam pikiran atau ingatan kita

 

Kurang lebih sama seperti saat Tuhan berbicara dengan menggunakan adanya satu kata atau kalimat yang terus terngiang dalam pikiran kita, Tuhan juga bisa memakai adanya ‘penggalan suatu peristiwa’ yang pernah kita alami atau pengalaman orang lain yang pernah kita dengar diceritakan kepada kita. Dan Tuhan mengingatkan kembali peristiwa tersebut sebagai suatu media untuk Dia memulai suatu pembicaraan secara lebih detail dengan kita.

 

6. Melalui suatu mimpi

 

Memang tidak semua mimpiĀ  merupakan mimpi dari Tuhan. Jika kita menerima mimpi yang dari Tuhan, message yang Dia ingin tanamkan melalui mimpi tersebut, akan terus terngiang-ngiang dalam batin kita.

 

7. Melalui penglihatan rohani

 

Biasanya hal ini terjadi kala kita sedang ada dalam suasana doa atau penyembahan – kala manusia roh kita sedang ‘alert‘. Di saat itu, kita seperti menangkap adanya suatu gambaran peristiwa yang muncul seperti ‘gambar foto’ dalam pikiran atau area imajinasi kita. Biasanya dibarengi dengan munculnya suatu kesaksian Roh dalam batin kita.

 

8. Melalui suatu nubuatan

 

Tuhan mempergunakan mulut seorang hamba Tuhan atau orang yang Dia utus untuk menyampaikan apa yang Dia mau untuk kita ketahui.

 

9. Melalui fungsi Knowing

 

Ini adalah cara Bapa maupun makhluk-makhluk sorgawi berkomunikasi satu sama lain. Tanpa adanya suatu kata-kata yang diucapkan, kita secara begitu saja bisa mengetahui apa yang sedang ingin dikomunikasikan oleh makhluk sorga yang ada. Ini sama seperti cara kerja suatu file di komputer yang di ‘copy-paste‘, kita tidak perlu mengetik apa pun di file dokumen yang kita butuhkan, secara begitu saja seluruh file yang ada di suatu komputer dapat terpindahkan ke komputer kita secara lengkap!

 

Kala makhluk sorga berkomunikasi dengan fungsi knowing, apa yang ingin mereka komunikasikan secara begitu saja tahu-tahu sudah kita pahami secara detail!

 

10. Melalui peristiwa supernatural yang tidak lazim – kita mendengar suara Tuhan secara audible, mengalami kunjungan malaikat, roh kita dibawa ke alam roh dan lain-lain

 

Tidak semua orang mengalami cara berkomunikasi yang ini. Tapi saat kita mengalami poin-poin di atas, artinya Bapa mulai berkomunikasi dengan kita. Responilah dengan respon ketaatan yang penuh cinta kepada-Nya! #AkuCintaTuhan

 

Ps. Steven Agustinus