Top

7 November 2019

Message ini adalah kelanjutan dari message kemarin.

 

10. Akulah El Azar – Allah yang memberi pertolongan, menudungi, menjagai, memperlengkapimu (Yesaya 41:14).

 

Nubuatan dan penyingkapan pewahyuan ini disampaikan oleh nabi Yesaya untuk umat Tuhan yang sudah ada dalam pembuangan akibat ketidaktaatan para pemimpin mereka.

 

Walau Tuhan terpaksa harus menyerakkan umat-Nya karena kejahatan yang mereka lakukan, tapi terhadap mereka Dia tetap menyatakan kasih-Nya. Dia tetap memberikan janji penyertaan-Nya, bahkan dengan menyatakan nama-Nya, sebagai suatu wujud ikatan janji yang tidak akan pernah Dia ingkari.

 

Di masa kini, ada begitu banyak umat Tuhan yang seperti ‘terpotong dari perjanjian dengan Tuhan’ yang disebabkan oleh karena mereka ada dalam pengayoman para pemimpin yang juga sudah ‘ditolak dari hadirat Tuhan’ (Yehezkiel 44:10-14). Para pemimpin tersebut tidak lagi bisa mengalirkan kehidupan ilahi, pernyataan Roh ataupun penyingkapan firman yang datang dari ruang takhta – karena walau mereka masih tetap mengerjakan tugas-tugas pelayanan gerejawi seperti yang biasanya mereka lakukan, tapi Tuhan telah dengan sengaja ‘menyembunyikan Diri-Nya dari mereka’ sehingga semua pelayanan yang ada hanya sekadar menjadi suatu rutinitas atau aktivitas agamawi belaka.

 

Terhadap umat yang kebetulan ‘ikut terseret’ dalam kondisi seperti itu, tapi terus berseru-seru kepada Tuhan untuk mengalami realita penyertaan Tuhan, Dia datang dan berkata: Akulah El Azar, Tuhan yang akan terus memberimu pertolongan; Aku akan terus menudungi, menjagai dan memperlengkapimu bahkan di saat engkau ada dalam tawanan!

 

Bagaimanapun juga, Tuhan tetaplah Allah yang setia! Dia mengenali hati setiap manusia. Itu sebabnya meskipun Daniel merupakan salah satu dari antara mereka yang ikut terbuang atau ada dalam pembuangan ke Babel, tapi Tuhan tetap menyertai dia! Dalam pengaturan ilahi-Nya, Daniel ikut terpilih menjadi salah satu dari antara orang-orang yang dipersiapkan untuk bekerja membantu raja Nebukadnesar (Daniel 1). Bahkan ketika orang-orang bijak di seluruh Babel menghadapi bahaya untuk dibunuh, Daniellah yang Tuhan pakai untuk membuang kemarahan raja (Daniel 2) – sekaligus Tuhan mempergunakan peristiwa tersebut untuk mempromosikan Daniel.

 

Tuhan memiliki segala macam cara untuk terus menjagai, menolong, memperlengkapi bahkan mempromosikan keberadaan umat-Nya.

 

Saya meyakini, hal yang sama akan Dia lakukan dalam hidupmu! Pastikanlah hati kita terus berkobar-kobar dalam mencintai Dia, pastikanlah telah terbangun ketetapan hati untuk kita bisa terus mengikuti rencana atau rancangan-Nya dalam kehidupan kita. Dia tidak pernah meninggalkanmu sendiri! Bahkan dalam kondisimu yang ‘ada dalam pembuangan’, Dia tetap mendengar doa-doamu bahkan Dia terus memperhatikanmu dengan saksama karena Dia adalah Allah pemegang ikatan janji. #AkuCintaTuhan

 

Ps. Steven Agustinus