Top

7 Oktober 2019

Jangan anggap wajar kemarahan, kebencian, pertengkaran, dan berbagai gejolak emosi negatif yang ada dalam batin. Karena sesungguhnya itu adalah SIFAT MAUT yang harus kita singkirkan dari diri kita. Jika kita terus pertahankan, maka diri kita akan dipakai oleh iblis untuk MENGGEROGOTI DAN MERUSAK KEHIDUPAN YANG ADA.

Oleh karena itu Rasul Yohanes memberikan suatu penegasan :

1 Yohanes 3:15 (TB) Setiap orang yang membenci saudaranya, adalah seorang pembunuh manusia. Dan kamu tahu, bahwa tidak ada seorang pembunuh yang tetap memiliki hidup yang kekal di dalam dirinya.

Amsal 14:30 (VMD) Damai dalam pikiran membuat tubuh sehat, tetapi kecemburuan seperti penyakit kanker.

Amsal 14:30 (FAYH) Sikap yang tenang memanjangkan umur; iri hati memendekkannya.

Saat kita terus menyimpan konflik batin, maka sesungguhnya kehidupan kita sedang alami kemerosotan. Tubuh, jiwa, roh kita sedang digerogoti oleh kebencian dan kemarahan. Kita menjadi orang yang tidak bisa mendemonstrasikan kuasa kebenaran, kasih, dan damai sejahtera. Kita menyimpang dari tujuan Tuhan yang ingin memakai kita menjadi kemahNya di atas muka bumi ini.

Permasalahannya, ada banyak orang yang sesungguhnya sudah menyadari, bahwa membenci, mendendam, menyimpan kesalahan orang dan hidup dalam konflik batin lainnya sangatlah menyiksa hati dan membuat mereka terus hidup dalam kesedihan dan berlinang air mata. Mereka ingin merdeka dari itu semua, tapi mereka tertawan dan tidak bisa melepaskan diri dari PENJARA LUKA BATIN!

Jika kita ingin mencari akar masalah dari itu semua, maka ada banyak penyebab yang bisa kita temukan. Entah itu pernah dianiaya secara fisik atau verbal, mengalami penolakan dari sejak di dalam kandungan, dibesarkan dalam kondisi keluarga yang tidak harmonis, mengalami pelecehan seksual, ditinggal pergi orang yang dikasihi (entah ditinggal karena kematian atau pertengkaran) dan berbagai peristiwa yang membawa efek luka yang mendalam serta traumatis.

Saya bertanya – tanya, bagaimana cara menanggulangi akar permasalahan tersebut? Ternyata hanya oleh JAMAHAN KASIH TUHAN maka pemulihan bisa terjadi. Ingatlah, bahwa kita ini telah ditebus oleh darah Kristus. DOSA KITA TELAH DIAMPUNI SEPENUHNYA OLEH TUHAN. Bahkan IA MELUPAKANNYA. Ia tidak lagi mengingat – ingat kesalahan kita. Oleh karena darahNya kita dilayakkan berdiri di hadapan takhta kasih karuniaNya. Itu adalah wujud KASIH TUHAN bagi kita. Ia mau kita menerima/ membangunnya untuk menjadi SIFAT KITA YANG BARU. Sehingga tidak peduli apa yang pernah terjadi pada masa lalu kita yang membuat banyak luka dan rasa trauma, kita sanggup memotong akar permasalahan itu dengan cara MENGAMPUNI DAN MELUPAKAN (Memanifestasikan KASIH BAPA)

Namun dunia ini terus mencetak kita: jika kita disakiti, kita wajar menjadi sakit hati. Jika kita dibenci, kita wajar untuk membalasnya juga dengan kebencian. Jika kita banyak mengalami peristiwa buruk, kita wajar untuk kecewa. Jika kita dijahati, kita wajar untuk mendendam. Saat kita menerima cetakan itu, maka kita sedang menolak sifat Bapa, dan sedang mengenakan sifat Maut! Alhasil kita sendiri yang akan TERSIKSA. Tidak satupun manusia yang bisa mengubahkannya. Hanya KASIH BAPA SAJA. Hanya jamahan Tuhan saja.

Kisah perumpamaan ini terus terngiang – ngiang dalam batin saya:

Matius 18:29, 32-35 (TB)
29) Maka sujudlah kawannya itu dan memohon kepadanya: Sabarlah dahulu, hutangku itu akan kulunaskan.
32) Raja itu menyuruh memanggil orang itu dan berkata kepadanya: Hai hamba yang jahat, seluruh hutangmu telah kuhapuskan karena engkau memohonkannya kepadaku.
33) Bukankah engkau pun harus mengasihani kawanmu seperti aku telah mengasihani engkau?
34) Maka marahlah tuannya itu dan menyerahkannya kepada algojo-algojo, sampai ia melunaskan seluruh hutangnya.
35) Maka Bapa-Ku yang di sorga akan berbuat demikian juga terhadap kamu, apabila kamu masing-masing tidak mengampuni saudaramu dengan segenap hatimu.”

Saya rasa, perumpamaan cerita yang Yesus jelaskan di atas harus kita pakai sebagai firman yang mengubahkan akal budi kita. Dan menyingkirkan segala cetakan dunia yang ada!! Pakai firman di atas untuk berkata – kata pada diri kita sendiri: “Bahwa dosa saya sudah diampuni dan dilupakan oleh Bapa, tidak pada tempatnya untuk menyimpan dendam dan kesalahan orang lain! Saya tolak cetakan dunia yang ada. Saya gantikan dengan memikirkan hal yang daripada Tuhan. Bukan lagi mengingat kesalahan orang lain, peristiwa buruk, dll, melainkan mengampuni dan melupakan”.

Jamahan Tuhan tanpa kita tindak lanjuti dengan perubahan akal budi oleh firmanNya tidak akan memberi dampak yang signifikan. Kita hanya dijamah waktu ibadah dan alami lawatan Tuhan tapi kepahitan (cetakan dunia) tetap disimpan! Ini waktunya kita menindaklanjuti jamahan Kasih Bapa dengan merombak akal budi kita dengan firmanNya. Dengan demikian kita sedang membuka diri terhadap pekerjaan Roh dan Firman yang akan membuat kita menjadi sama seperti Bapa di surga!

Matius 5:43-48 (TB) Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu. Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu. Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di sorga, yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar. Apabila kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah upahmu? Bukankah pemungut cukai juga berbuat demikian? Dan apabila kamu hanya memberi salam kepada saudara-saudaramu saja, apakah lebihnya dari pada perbuatan orang lain? Bukankah orang yang tidak mengenal Allah pun berbuat demikian? Karena┬áitu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna.”

Salah satu karakteristik utama dari anak Allah adalah serupa dengan Bapa yang sempurna dalam MENGAMPUNI DAN MELUPAKAN!! Ini waktunya hidup kita dipenuhi oleh kasih Bapa. Sebab KASIH memulihkan segala sesuatu!! Kita menjadi kemah Allah yang mengkoneksikan banyak orang dengan KASIH BAPA sehingga mereka bisa berjalan dalam jalan – jalan Tuhan.

Amsal 10:12 (TB) Kebencian menimbulkan pertengkaran, tetapi kasih menutupi segala pelanggaran.

Yakobus 5:20 (TB) ketahuilah, bahwa barangsiapa membuat orang berdosa berbalik dari jalannya yang sesat, ia akan menyelamatkan jiwa orang itu dari maut dan menutupi banyak dosa.

Diri kita akan mengalirkan KEHIDUPAN ALLAH untuk menelan maut dalam kemenangan – Wahyu 21 !!! #AkuCintaTuhan

Ps. Steven Agustinus