Top

8 Juni 2021

Prinsip kebenaran firman yang harus kita bangun sebagai paradigma untuk mengkondisikan imajinasi, emosi dan manusia batiniah kita selalu dipengaruhi serta dikuasai oleh kesadaran mental akan realita keberadaan Tuhan adalah dengan membangun dasar keyakinan berikut: Sumber jawaban dari semua kebutuhan kita dalam hidup sehari-hari, sudah Tuhan pindahkan dan bawa masuk dalam batin kita (Kolose 1:27).

Semua solusi dari setiap masalah yang ada di dunia ini, ada di dalam Kristus. Dan sekarang, Kristus yang adalah solusi dari segala sesuatu, telah Bapa taruh di dalam batin kita. Jadi dengan kata lain ketika kita terus memastikan kesadaran realita Kristus benar-benar terbangun secara kuat, maka kita akan selalu memiliki terobosan dan jalan keluar untuk mengatasi setiap masalah.

Yohanes 4:13-14 (TB) Jawab Yesus kepadanya: “Barangsiapa minum air ini, ia akan haus lagi, tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal.”

Yohanes 7:37-39 (TB) Dan pada hari terakhir, yaitu pada puncak perayaan itu, Yesus berdiri dan berseru: “Barangsiapa haus, baiklah ia datang kepada-Ku dan minum! Barangsiapa percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup.” Yang dimaksudkan-Nya ialah Roh yang akan diterima oleh mereka yang percaya kepada-Nya; sebab Roh itu belum datang, karena Yesus belum dimuliakan.

Cukup hanya dengan kita percaya pada setiap pernyataan firman yang Roh Kudus sampaikan, maka akan langsung terbangun adanya dinamika ilahi dalam manusia batin kita – digambarkan sebagai aliran-aliran air hidup yang terus memancar sampai kekekalan. Segala dahaga yang timbul oleh karena pengaruh dunia ini, tidak akan lagi mempengaruhi kita, sebab di dalam realita Kristus kita menemukan kepuasan kekal yang membuat kita tidak akan pernah lagi haus terhadap dunia ini. Di dalam Kristus kita mendapatkan segala solusi yang kita butuhkan – ada dinamika ilahi yang memberikan terobosan demi terobosan untuk menghantarkan hidup kita selalu berkemenangan.

Roma 14:17 (TB) Sebab Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus.

Firman dengan tegas memberitahukan bahwa hal Kerajaan Surga bukanlah berbicara mengenai hal-hal yang lahiriah ataupun bersifat eksternal, namun tentang hal-hal yang bersifat ilahi. Dengan kata lain jika kita berkata bahwa kita terhubung dengan realita Kerajaan, maka kita harus memastikan keberadaan diri kita selalu dipenuhi oleh aliran-aliran air hidup yang selalu memberi kita kebenaran, damai sejaahtera dan sukacita ilahi.

Karenanya pastikan fokus kita adalah terus membangun manusia batiniah – to build the man. Kondisikan level kesadaran akan realita Tuhan yang ada di dalam diri Kristus, juga bertumbuh kuat dan bertambah nyata dalam hidup sehari-hari kita. Pastikan kita terus memberi bobot lebih tentang keberadaan Kristus yang teramat penting dan yang paling kita butuhkan, sehingga hidup kita dibedakan dan diistimewakan dalam menjalani hari-hari kita di dunia. #AkuCintaTuhan

Ps. Steven Agustinus