8 November 2021

Yesaya 55:1-3 (TB) Ayo, hai semua orang yang haus, marilah dan minumlah air, dan hai orang yang tidak mempunyai uang, marilah! Terimalah gandum tanpa uang pembeli dan makanlah, juga anggur dan susu tanpa bayaran! Mengapakah kamu belanjakan uang untuk sesuatu yang bukan roti, dan upah jerih payahmu untuk sesuatu yang tidak mengenyangkan? Dengarkanlah Aku maka kamu akan memakan yang baik dan kamu akan menikmati sajian yang paling lezat. Sendengkanlah telingamu dan datanglah kepada-Ku; dengarkanlah, maka kamu akan hidup! Aku hendak mengikat perjanjian abadi dengan kamu, menurut kasih setia yang teguh yang Kujanjikan kepada Daud.

 

Saya percaya pada hari-hari ini, Dia sedang menyatakan diri-Nya sebagai Sang Raja yang sedang mengundang kita untuk turut serta dalam pesta perjamuan yang Dia adakan. Karenanya Tuhan menghendaki untuk kita dapat meresponi panggilan undangan-Nya secara akurat.

 

Dari firman di atas, Tuhan menghendaki untuk kita sebagai orang percaya tidak sekadar menjalani kehidupan rohani secara lahiriah atau keagamawian belaka, melainkan benar-benar mengalami adanya realita Tuhan yang hidup dan mencengkeram batin kita dalam setiap aktivitas yang kita lakukan. Sehingga kita akan selalu merasa adanya kehausan untuk mengejar realita hadirat-Nya, dan di dalam realita hadirat-Nya kita pasti selalu dipuaskan. Hati kita tidak lagi akan tertuju kepada hal-hal duniawi yang justru menguras dan membuat hidup kita jadi tidak pernah terpuaskan. Bahkan perlahan namun pasti membawa hidup kita mengalami ‘kematian’, seperti halnya mereka yang terus berfokus dalam pola atau cetakan dunia ini.

 

Firman Tuhan menegaskan, jikalau kecenderungan hati kita hanya tertuju kepada Tuhan dan realita Kerajaan-Nya dan memprioritaskan hal-hal ilahi sebagai hal utama yang kita kejar, maka segala yang dicari dan dikejar bangsa-bangsa yang tidak mengenal Tuhan, semua itu akan ditambahkan kepada kita (Matius 6:31-33). Tuhan sedang memanggil umat-Nya untuk mengejar dan mendesak masuk dalam hadirat-Nya agar dilatih ulang oleh Roh-Nya, guna memiliki suatu kehidupan ilahi sebagai seorang imam.

 

1 Petrus 2:9 (TB) Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib:

 

Inilah jati diri kita di dalam Tuhan sebagai bangsa pilihan-Nya. Dia telah menetapkan umat-Nya untuk menjadi para imam yang hidup melayani Tuhan Sang Raja dalam Kerajaan-Nya. Selama ini cetakan pola dunia sudah membentuk suatu pemikiran di tengah orang-orang percaya, bahwa kehidupan imam hanyalah bagi mereka atau golongan tertentu yang mendedikasikan hidup mereka untuk melayani Tuhan secara penuh seperti para pendeta, full timer di gereja, dan sebagainya – seperti suku Lewi bagi bangsa Israel.

 

Tapi jelas dalam kitab Ibrani 9:1-10 ditegaskan ketika Yesus terangkat ke Surga dan menjadi Imam Besar Agung (era Perjanjian Baru), pola kemah suci di bumi dan di Surga mengalami perubahan, di mana sudah tidak ada lagi bagian halaman atau pelataran seperti di Perjanjian Lama yang terdapat kolam pembasuhan untuk umat membersihkan hidup mereka dari dosa dan pelanggaran.

 

Namun yang ada hanyalah ruang atau tempat yang kudus dan tempat yang maha kudus, yang menandakan bahwa korban Kristus sudah menjadi korban tebusan yang sempurna bagi setiap kita orang percaya. Di mana hidup kita telah dilayakkan sepenuhnya untuk senantiasa dapat mendekat di ruang kudus-Nya dan mengalami realita hadirat Tuhan yang selalu nyata.

 

Dengan kata lain, Tuhan menghendaki untuk umat-Nya dapat membangun persekutuan yang hidup, yang senantiasa berinteraksi dengan realita-Nya, melayani Dia dan menyukakan hati-Nya, seperti para Imam dalam melayani Tuhan. Tuhan betul-betul menghendaki untuk kita tidak hanya menjadi jemaat gereja biasa, tapi dapat membangun gaya hidup sebagai seorang imam.

 

#AkuCintaTuhan

 

Ps. Steven Agustinus

 

___

 

Dapatkan renungan harian Ps. Steven Agustinus (text, quote & audio) setiap harinya melalui Whatsapp Anda, dengan cara mendaftarkan diri:
Nama, Kota, No Whatsapp
Kirim ke nomor 0888-6132-106

Atau langsung klik link berikut ini: https://wa.link/homdvi