Top

9 September 2019

Roma 6 : 10-11
Sebab kematian-Nya adalah kematian terhadap dosa, satu kali dan untuk selama-lamanya, dan kehidupan-Nya adalah kehidupan bagi Allah. Demikianlah hendaknya kamu memandangnya: bahwa kamu telah mati bagi dosa, tetapi kamu hidup bagi Allah dalam Kristus Yesus.

 

Filipi 3 : 10-11
Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya, supaya aku akhirnya beroleh kebangkitan dari antara orang mati.

 

Ini adalah POLA ILAHI. Kita hidup di tengah-tengah dunia yang sedang sekarat, sedang terus menurun, kegelapan dan kekelaman sedang melanda dunia ini. Ketika kita mengizinkan pekerjaan firman dan roh bergelora memenuhi batin kita, suka tidak suka Roh Kudus pasti akan menuntun kita untuk menanggalkan kehidupan lama kita. Yaitu kehidupan yang manusiawi dan duniawi, yang sarat dengan berbagai masalah, beban dan dosa.

 

Karena jika kita tidak mau menanggalkan kehidupan lama kita, PERGUMULAN pasti akan terus terjadi dalam batin kita. Ada tarik menarik di batin kita. Karena di saat kita ingin mengikut Kristus, kita ingin mengenakan manusia yang baru; namun di waktu yang sama kita juga tidak mau berubah karena sudah nyaman mengikut dunia ini. Ini tidak bisa terus terjadi!

 

Kaki kita tidak boleh ada di dua perahu. Satu di “perahu dunia” satu lagi di “perahu Kristus”. Satu-satunya alternatif adalah mengikut Kristus! Saya mendapati dengan mengikut Kristus, kita justru akan alami pembebasan yang sungguh-sungguh nyata! Dengan membuka hati dan pikiran kita serta melangkah dengan iman menyerahkan diri di mezbahNya, kitapun akan mengalami kematian bersama Kristus (mati dari diri sendiri, mati dari dunia dan mati dari cinta akan uang), di saat itulah roh kebangkitan akan datang mengangkat kita, membawa kita naik untuk memerintah bersama Kristus di Ruang Tahta.

 

Mereka yang tidak mau alami kematian daging, akan cenderung terus terpikat dan dirudung oleh berbagai masalah dan beban hidup. Ya karena dunia sedang terus mengalami degradasi dan menyeret semua orang untuk ikut turun. Gambarannya seperti orang yang sedang terjatuh ke dalam kubangan lumpur hisap. Orang yang jatuh ke sana pasti akan tenggelam “ditelan” oleh lumpur hisap itu. Kalau tidak ada tali penolong yang datang untuk menarik orang itu, dia pasti akan perlahan tenggelam dalam lumpur hisap itu. Roh kebangkitan akan bekerja seperti “tali penolong” yang akan mengangkat seseorang keluar dari lumpur hisap itu. Saat orang yang bersangkutan meresponi dengan menangkap tali penolong dan dengan sekuat tenaga terus berupaya keluar, maka dia pun pasti keluar dan terbebas dari lumpur hisap itu untuk selamanya!

 

Tidak berhenti di situ, alkitab menubuatkan jalan hidup orang benar adalah seperti cahaya fajar, yang kian bertambah terang hingga rembang (siang) tengah hari (Ams 4:18). Ketika seseorang keluar dari lumpur hisap, dia masih dalam keadaan kotor penuh lumpur dan bau, orang itu harus terus bertekun membersihkan diri dari sisa-sisa lumpur dosa yang masih melekat dalam hidupnya (gambaran dari pola dunia, cetakan dunia yang masih melekat dalam hidup seseorang), dengan terus membangun kehidupan yang akurat (kehidupan yang memperkenan hati Tuhan dan bebas masalah); perlahan tapi pasti dia akan semakin bersih dan menaiki satu persatu anak tangga kemuliaan menuju ke Ruang Tahta. Di sanalah Dia akan duduk setahta dan memerintah bersama Kristus Sang Raja! (Maz 2:6).

 

1. Ini saatnya orang percaya mulai memberi diri dipimpin oleh Roh Kudus, Sang roh Kebenaran, untuk melakukan apa yang benar!

 

Selama ini Roh Kudus sering dikonotasikan sebagai pribadi yang lembut seperti merpati yang turun waktu Yesus dibaptis. Itu benar, namun belum menggambarkan pribadi Dia yang lain sebagai Roh Kebenaran!

 

Yohanes 16 : 13 Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan MEMIMPIN KAMU ke dalam SELURUH KEBENARAN; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.

 

Roh Kebenaran akan memimpin kita ke dalam SELURUH KEBENARAN. Roh kebenaran akan menolong menyingkapkan kebenaran firman, sehingga firman akan BERBICARA KUAT didalam kita. Kuasa firman yang hidup akan menghancurkan segala bentuk imajinasi, opini, alasan, argumentasi, logika berpikir dan persepsi mental yang tidak selaras dengan firman, hasil cetakan dunia yang sudah terbentuk dalam diri kita dari sejak kita lahir hingga sekarang.

 

1 Yoh 2:27 menyatakan bahwa pengurapan yang kita terima bukan hanya membuat kita berkuasa dalam karunia roh, mengusir setan dan menyembuhkan yang sakit, namun pengurapan itu juga akan MENGAJAR kita. Diambil dari kata Yunani “didasko” yang artinya MEMBERI INSTRUKSI. Instruksi apa yang dimaksud? Yaitu ada arahan-arahan detail yang kita terima untuk MELAKUKAN APA YANG BENAR.

 

Oleh karenanya jangan pasif sewaktu kita mendengar firman. Tangkap firman yang berbicara kuat sewaktu kita mendengar pengajaran firman, membaca renungan harian, atau membaca alkitab. Pelajari dan gali lebih lanjut firman yang berbicara tersebut. Dan mulailah berpikir untuk mengimplementasikannya atau mempraktekkannya dalam hidup sehari-hari.

 

Saya percaya Roh Kebenaran tidak hanya memimpin kita pada satu potong kebenaran, tapi akan terus menerus membawa kita untuk memenuhi tahapan demi tahapan kebenaran sampai kita MENGGENAPI SELURUH KEBENARAN! Dimulai dari: kita menerima firman (menerima kebenaran),  Roh akan membawa kita untuk merenungkan firman (membongkar cetakan dunia diganti dengan kebenaran firman). Dan Roh akan terus mendorong kita menjadi pelaku firman (melakukan hal yang benar). Roh Kebenaran akan memastikan NATURE kita (kecenderungan hati – sifat dasar kita) diubahkan dari nature lama menjadi NATURE ILAHI (divine nature). #AkuCintaTuhan

 

Message ini masih akan berlanjut besok.

 

Ps. Steven Agustinus