Top

11 Mei 2021

Ada orang-orang tertentu yang memang sudah dipakai oleh Musuh, karena secara sadar ataupun tidak, mereka telah memberi diri untuk dipakai Musuh memanifestasikan kuasa neraka. Dan secara sadar ataupun tidak jadi memiliki tujuan untuk ‘membunuh’ firman Tuhan, kegerakan Roh, bahkan hamba-hamba Tuhan yang sedang dipakai Tuhan. Hanya dengan berkata-kata (jika di era sosmed seperti sekarang, cukup dengan menuliskan satu komentar saja) mereka bisa menghadirkan kekuatan kuasa neraka, menekan dan mengintimidasi orang-orang tertentu.

1 Raja-raja 19:1-4 (TB) Ketika Ahab memberitahukan kepada Izebel segala yang dilakukan Elia dan perihal Elia membunuh semua nabi itu dengan pedang, maka Izebel menyuruh seorang suruhan mengatakan kepada Elia: “Beginilah kiranya para allah menghukum aku, bahkan lebih lagi dari pada itu, jika besok kira-kira pada waktu ini aku tidak membuat nyawamu sama seperti nyawa salah seorang dari mereka itu.” Maka takutlah ia, lalu bangkit dan pergi menyelamatkan nyawanya; dan setelah sampai ke Bersyeba, yang termasuk wilayah Yehuda, ia meninggalkan bujangnya di sana. Tetapi ia sendiri masuk ke padang gurun sehari perjalanan jauhnya, lalu duduk di bawah sebuah pohon arar. Kemudian ia ingin mati, katanya: “Cukuplah itu! Sekarang, ya TUHAN, ambillah nyawaku, sebab aku ini tidak lebih baik dari pada nenek moyangku.” 

2 Raja-raja 3:26-27 (TB) Ketika raja Moab melihat, bahwa peperangan itu terlalu berat baginya, diambilnyalah tujuh ratus orang pemegang pedang bersama-sama dia untuk menerobos ke jurusan raja Edom, tetapi tidak berhasil. Kemudian ia mengambil anaknya yang sulung yang akan menjadi raja menggantikan dia, lalu mempersembahkannya sebagai korban bakaran di atas pagar tembok. Tetapi kegusaran besar menimpa orang Israel, sehingga mereka berangkat meninggalkan dia dan pulang ke negeri mereka. 

Alasan Elia menjadi putus asa, tertekan ketika melihat api turun dari langit dan saat peristiwa tentara Israel tidak menuntaskan peperangan melawan Moab, semua itu adalah karena adanya orang-orang tertentu yang ‘membuka dan menjadi pintu masuk’ untuk kekuatan dari alam roh beroperasi di alam lahiriah ini. Mereka melakukannya dengan berkata-kata dan mengucapkan kata-kata tertentu yang dapat mengaktivasi kekuatan (roh-roh jahat) dari alam roh untuk melakukan penetrasi ke alam lahiriah kita.

Tapi di sisi yang lain, Elia juga dapat memanggil api untuk datang dari alam roh dan membakar korban yang ia sajikan bagi Tuhan (1 Raja-raja 18:36-39). Musa juga mendemonstrasikan berbagai tulah di Mesir dengan memberi diri ‘menjadi saluran’ untuk kekuatan dari alam roh bermanifestasi di alam lahiriah ini (Keluaran 7-12).

Jadi, mulai sekarang marilah kita terus memberi diri untuk dipakai Tuhan menjadi senjata kebenaran-Nya (Roma 6:11-13). #AkuCintaTuhan

Ps. Steven Agustinus